Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri menyebut Presiden RI Prabowo Subianto sebagai pemimpin visioner dan membawa arah baru dalam hubungan bilateral kedua negara.
Pujian itu disampaikan seusai pertemuan empat mata dengan Presiden Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
“Rakyat Indonesia beruntung memiliki pemimpin visioner seperti Yang Mulia Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Dia mengatakan bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo membuka ruang lebih luas untuk memperkuat kolaborasi antara dua negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Zahid menyatakan bahwa Indonesia dan Pakistan, yang masing-masing merupakan negara Muslim terbesar pertama dan kedua di dunia, memiliki peran penting dalam dinamika global.
Jika digabungkan, kata Zahid, kedua negara mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia.
Kondisi ini, menurut dia, menciptakan kesadaran yang semakin kuat bagi kedua negara untuk membina hubungan yang lebih erat di berbagai sektor strategis.
Ia menyebutkan sejumlah bidang kerja sama yang perlu diperkuat, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sains dan teknologi.
Selain itu, kolaborasi di sektor pertahanan, teknologi informasi, dan kerja sama pembangunan juga menjadi perhatian utama Pakistan dan Indonesia.
Dubes Zahid menambahkan bahwa kedua negara selama ini sudah bekerja sama erat di berbagai forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Pakistan juga merupakan mitra dialog sektoral ASEAN, yang menurutnya menjadi platform penting dalam meningkatkan hubungan dengan Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Prabowo terima Dubes Pakistan, perkuat kemitraan berbagai bidang
Baca juga: Dubes Pakistan temui Presiden Prabowo bahas penguatan bilateral
Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.