Beijing (ANTARA) - Data Kementerian Keuangan China yang dirilis pada Senin (17/11) menunjukkan bahwa pendapatan fiskal negara itu meningkat sebesar 0,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi hampir 18,65 triliun yuan (1 yuan = Rp2.353) pada 10 bulan pertama 2025.

Pemerintah pusat mengumpulkan sekitar 8,19 triliun yuan dalam pendapatan fiskal selama periode ini, turun 0,8 persen (yoy), sementara pemerintah daerah mengumpulkan 10,46 triliun yuan, naik 2,1 persen.

Dalam 10 bulan pertama, pendapatan pajak China mencapai 15,34 triliun yuan, naik 1,7 persen (yoy). Pendapatan nonpajak negara itu menurun 3,1 persen menjadi 3,31 triliun yuan selama periode ini.

Pengeluaran fiskal China meningkat 2 persen (yoy) menjadi 22,58 triliun yuan selama 10 bulan pertama 2025. Pengeluaran fiskal pemerintah pusat naik 6,3 persen, sedangkan pengeluaran pemerintah daerah meningkat 1,2 persen.

Pengeluaran untuk pendidikan mencapai sekitar 3,41 triliun yuan, naik 4,7 persen (yoy).

Pengeluaran untuk ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) mencapai 784,7 miliar yuan, naik 5,7 persen. Sementara itu, pengeluaran untuk jaminan sosial dan ketenagakerjaan mencapai 3,77 triliun yuan selama periode ini, naik 9,3 persen.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.