Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersinergi menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas, pengawasan angkutan, serta peningkatan layanan transportasi untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama masa Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan menjelang liburan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kementerian Perhubungan terus melakukan sejumlah langkah persiapan strategis untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat salah satunya koordinasi dengan Polri.
“Sinergi antara Kemenhub dan Polri sangat penting agar pengawasan, pengendalian, serta penanganan potensi kerawanan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," kata Menhub di Jakarta, Senin.
Menhub bersama jajaran Eselon I Kemenhub berkoordinasi dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait pemeliharaan keamanan terutama di simpul-simpul transportasi, serta kelancaran arus lalu lintas pada masa libur akhir tahun.
Baca juga: AirNav proyeksikan pergerakan pesawat Nataru capai 76.972 penerbangan
"Kelancaran arus lalu lintas juga menjadi konsentrasi kami. Dengan kerja sama yang solid ini, kami berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan Natal dan tahun baru dengan aman dan nyaman,” ujar Menhub.
Selain koordinasi, untuk memastikan keselamatan dan keamanan, Kemenhub juga melakukan uji kelaikan atau ramp check pada semua moda transportasi.
Pada sektor laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah membentuk Tim Uji Petik yang melakukan ramp check di sejumlah pelabuhan padat penumpang antara lain Pelabuhan Tanjung Perak, Makassar, Batam, Ambon, Banten, Bitung, Dumai, Sorong, Kendari, Kotabaru-Batulicin, Ternate, Kupang, Tanjung Wangi, Merauke, serta Muara Angke.
Kemudian, dilakukan juga koordinasi intensif dengan BMKG untuk memperoleh pembaruan perkiraan cuaca dan menerapkan SOP jika terjadi cuaca ekstrem.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.