Pangkalpinang (ANTARA) - Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menyebutkan Bangsa Indonesia patut berbangga memiliki Sekolah Tinggi Agama Konghucu Negeri yang pertama di Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Sekolah Tinggi Agama Konghucu Negeri ini satu-satunya ada di Indonesia," kata Nasaruddin Uma saat peresmian Sekolah Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Setiakin) di Pangkalpinang, Selasa sore.

Ia menyatakan Indonesia patut berbangga, karena bertambah satu kekayaan bangsa ini yaitu Sekolah Tinggi Agama Konghucu Indonesia Negeri di Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Dulu kita mengenal dalam hadits Islam yang sangat popular yaitu tuntutlah ilmu sampai ke China dan ini jauh sekali dari Negara Arab ke China," katanya.

Ia mengatakan dengan adanya Sekolah Tinggi Agama Konghucu ini, maka masyarakat Indonesia tidak perlu jauh-jauh menuntut ilmu ke China tetapi cukup sekolah di Bangka Belitung ini.

"Kelebihan-kelebihan sekolah ini pasti menularkan rahasia-rahasia ilmu yang sangat penting dari Negara China melalui Sekolah Tinggi Agama Konghucu di Pulau Bangka ini," ujarnya.

Ia menegaskan Agama Konghucu di Indonesia telah berkomitmen untuk menjadi 100 persen orang Indonesia dan juga 100 persen Konghucu.

"Jadi tidak perlu dicurigai dan dikuatirkan, karena selama orang itu mendeklarasikan sebagai warga negara Indonesia maka dia harus tunduk kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," katanya.

Baca juga: Menag dorong ekoteologi dan kerukunan jadi arus utama kebijakan publik

Baca juga: Menag: Indonesia harus jadi model harmoni dunia

Baca juga: Menag: Asia Tenggara berpeluang jadi episentrum peradaban Islam dunia

Pewarta: Aprionis
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.