Jakarta (ANTARA) - Megabintang Los Angeles Lakers LeBron James kembali mengikuti sesi latihan tim absen dan berpeluang melakoni laga pertamanya dalam NBA 2025-2026, saat melawan Utah Jazz, Rabu (19/11).
Laman NBA, Selasa, menyatakan dalam laporan cedera terbaru, James dinaikkan statusnya menjadi questionable setelah sempat absen panjang akibat masalah sciatica sejak pramusim.
"Saya hanya ingin segera kembali dan kembali menjadi diri sendiri," kata forward tersebut.
Pebasket berumur 40 tahun itu tercatat akan menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang tampil pada 23 musim. James tidak mengikuti pertandingan pembuka musim, setelah merasakan kembali nyeri saraf yang menjalar dari pinggul hingga punggung bawah.
Cedera ligamen lutut yang dialaminya pada playoff musim lalu juga membuat program latihannya tertunda sekitar 2 bulan.
Dia mengatakan bahwa beberapa latihan mobilitas membantunya mengurangi rasa tidak nyaman, namun ia belum sepenuhnya bebas dari nyeri.
Pebasket itu juga sempat berlatih bersama tim afiliasi G League, South Bay Lakers, sebagai bagian dari proses pemulihannya sebelum kembali bergabung dengan skuad utama.
LeBron James menegaskan dirinya akan berupaya menyatu dengan ritme tim secara bertahap, terutama dalam bekerja sama dengan Deandre Ayton, serta mengatur serangan bersama Luka Doncic.
Pelatih Los Angeles Lakers JJ Redick menyambut positif kehadiran James pada latihan penuh tim. Dia menilai kembalinya seluruh pemain ke lapangan guna menjalani latihan, menjadi modal penting bagi Lakers yang sudah mencatatkan awal musim impresif dengan rekor laga 10-4 (menang-kalah), meski dihadapkan pada berbagai cedera pemain.
Baca juga: Pemulihan tahap akhir, LeBron James latihan dengan tim G League Lakers
Baca juga: Skenario masa depan LeBron James dan Los Angeles Lakers
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.