Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jember (LP2M Unej) untuk pengembangan pariwisata berbasis lingkungan atau ekowisata.

Kegiatan pengembangan ekowisata antara LP2M Unej dan Pemkab Situbondo ini ditandai dengan aksi penanaman bibit tanaman bakau di kawasan wisata Pantai Tanjung Batu, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, pada Rabu.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada LP2M Unej yang terus memberikan dukungan pengembangan ekowisata melalui aksi penanaman tanaman bakau ini," kata Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah dalam kegiatan penanaman bibit tanaman bakau itu.

Selain untuk pengembangan ekowisata di objek wisata Pantai Tanjung Batu Landangan itu, lanjut dia, penanaman ratusan bibit tanaman bakau itu juga menjadi bagian mendukung kelestarian lingkungan.

Baca juga: Langkah Berau menuju pariwisata berkelanjutan melalui ekowisata

"Ke depan kami juga akan melibatkan pemerhati lingkungan, pelajar dan masyarakat sekitar pantai untuk bersama-sama merawat tanaman bakau tersebut," kata Ulfiyah.

Kepala LP2M Universitas Jember Profesor Yuli Witono mengatakan penanaman tanaman bakau yang melibatkan pelajar SMA ini merupakan program Mangrove Lestari dan sekaligus Sekolah Sadar Lingkungan.

"Kegiatan menanam mangrove hari ini adalah menanam sebuah harapan, menanam menyampaikan pesan kepada bumi kepada seluruh penghuninya. Mari kita rawat bersama, apalagi di sekitar pantai ini rawan abrasi," katanya.

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah menerima secara simbolis bibit mangrove dari Warek III Unej kegiatan penanaman tanaman bakaudi kawasan wisata Pantai Tanjung Batu Desa Landangan, Situbondo, jatim. Rabu (19/11/2025) ANTARA/Novi Husdinariyanto (Situbondo)

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.