Jakarta (ANTARA) - PT Astra International Tbk (ASII) dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) menyetujui pengunduran diri dewan komisaris yaitu John Raymond Witt dan Hsu Hai Yeh, serta pengunduran diri dewan direksi yaitu Chiew Sin Cheok.

Kemudian, para pemegang saham menyetujui pengangkatan Lincoln Lin Feng Pan dan Lee Liang Whye sebagai dewan komisaris, serta Hsu Hai Yeh sebagai dewan direksi perseroan.

Presiden Direktur ASII Djony Bunarto Tjondro, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, menyampaikan terima kasihnya kepada John Raymond Witt dan Chiew Sin Cheok, yang saat ini telah memasuki masa pensiun, atas kontribusi, dedikasi, dan jasanya yang telah diberikan terhadap perseroan.

"Serta terima kasih kepada seluruh stakeholders atas dukungan penuh yang telah diberikan kepada Astra," ujar Djony.

Dengan demikian, susunan anggota dewan komisaris dan direksi PT Astra International Tbk hasil RUPSLB, sebagai berikut :

Dewan Komisaris

- Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto

- Komisaris Independen : Sri Indrastuti Hadiputranto

- Komisaris Independen : Apinont Suchewaboripont

- Komisaris Independen : Muliaman Darmansyah Hadad

- Komisaris : Anthony John Liddell Nightingale

- Komisaris : Benjamin William Keswick

- Komisaris : Stephen Patrick Gore

- Komisaris : Benjamin Herrenden Birks

- Komisaris : Lincoln Lin Feng Pan

- Komisaris : Lee Liang Whye

Dewan Direksi

- Presiden Direktur : Djony Bunarto Tjondro

- Wakil Presiden Direktur : Rudy

- Direktur : Gidion Hasan

- Direktur : Henry Tanoto

- Direktur : Santosa

- Direktur : Gita Tiffani Boer

- Direktur : FXL Kesuma

- Direktur : Hamdani Dzulkarnaen Salim

- Direktur : Thomas Junaidi Alim W

- Direktur : Hsu Hai Yeh

Baca juga: Astra Internasional investasikan Rp8,6 triliun pada sektor kesehatan

Baca juga: Astra realisasikan belanja modal Rp8,8 triliun pada semester I-2025

Baca juga: Astra alokasikan capex Rp25 triliun untuk sektor bisnis utama di 2025

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.