Kualitas udara Batam memburuk

Kualitas udara Batam memburuk

Ilustrasi--Kualitas Udara Kota Batam menyentuh level sangat tidak sehat dengan Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai 257 poin. (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Jika kualitas udara terus seperti ini, masyarakat agar menghindari kegiatan di luar ruangan, agar tidak terpapar kabut asap,"
Batam (ANTARA News) - Kualitas udara di Kota Batam, Kepulauan Riau, kembali memburuk pada Jumat hingga menyentuh level sangat tidak sehat dengan Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai 257 pada pukul 16.00 WIB.

Padahal selama sepekan terakhir kualitas udara di Batam relatif sehat dengan kadar ISPU di bawah 100, meski sempat juga berada di atas 100 poin beberapa waktu, kata Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata di Batam.

Berdasarkan data Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam, kualitas udara pada Jumat dini hari pukul 01.00 WIB hingga 05.00 WIB masih relatif baik dengan ISPU 74.

Kabut asap mulai menebal mulai pukul 07.00 WIB dengan ISPU 90 poin, pukul 08.00 WIB ISPU 106 poin.

Kualitas terus memburuk pada pukul 10.00 WIN dengan ISPU 251, level sangat tidak sehat. Mulai saat itu hingga pukul 16.00 WIB, ISPU berada di sekitar 250 poin.

"Jika kualitas udara terus seperti ini, masyarakat agar menghindari kegiatan di luar ruangan, agar tidak terpapar kabut asap," kata Ardi.

Warga Batam Diana mengeluhkan kondisi udara di pulau utama yang mulai gelap dengan jarak pandang memendek.

"Padahal kemarin-kemarin langit sudah biru. Bahkan ketika daerah lain sedang parah-paranya," kata Diana.

Sementara itu, transportasi laut melalui Pelabuhan Umum Telaga Punggur, Batam, lumpuh karena jarak pandang terus memburuk hingga di bawah satu mil.

"Mulai pukul 10.00 WIB semua pelayaran tujuan Tanjungpinang, Tanjung Uban dihentikan. Demikian juga sebaliknya," kata Syahbandar Pelabuhan Umum Telaga Punggur, Erwin Sjafrizal.

Akibat penutupan operasional pelabuhan, saat ini sejumlah kapal masih menumpuk di sekitar dermaga. Penumpang juga mulai memadati ruang tunggu.

Sedangkan penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam masih bisa dilayani meskipun diselimuti kabut pekat.

"Kondisi sekitar landas pacu jarak pandang 2.200 meter. Masih bisa dilayani, kecuali ke Jambi, Pekanbaru yang memang kondisi pada bandara tujuan sangat buruk," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso.

Pewarta: Jannatun Naim
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015

DLHK3 Banda Aceh lakukan uji emisi kendaraan bermotor

Komentar