Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Syarmadani, mengungkapkan pentingnya sinergitas dengan media massa untuk penegakan etika para penyelenggara pemilu.

"DKPP memandang penting untuk membangun sinergitas dengan media massa dalam penguatan penegakan etika penyelenggara pemilu," kata Syarmadani di Serang, Banten, Jumat.

Menurutnya, DKPP tidak dapat bekerja sendirian dalam menegakkan Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP). Media massa disebutnya sebagai salah satu institusi yang dapat membantu DKPP dalam melakukan hal tersebut.

Ia merujuk pada ilmuwan politik Samuel Huntington yang menyebut bahwa media massa memiliki peranan yang sangat penting dalam proses demokratisasi.

"Hari ini adalah perwujudan dari pemikiran tersebut," ujarnya.

Syarmadani yang dilantik sebagai Sekretaris DKPP pada 23 September 2025, mengajak insan pers untuk tidak lelah dan tiada henti meningkatkan literasi kepada masyarakat dalam menghadapi tantangan era post truth.

"Beberapa tantangannya adalah disinformasi, fake news, dan polarisasi. Ini menjadi perhatian kita bersama," jelasnya.

Ia juga berharap media massa dapat menjadi pengawas independen (watchdog) terhadap DKPP dalam menjaga integritas, profesionalitas dan transparansi penyelenggara pemilu di tanah air.

"Diharapkan rekan-rekan media massa mengenal lebih DKPP dalam menjaga integritas, kemandirian, dan kredibilitas penyelenggara pemilu melalui penegakan KEPP,” kata Syarmadani.

Baca juga: Ketua DKPP: Kritik media massa vitamin yang menyehatkan

Baca juga: Ketua DKPP ungkap dasar hukum enggan komentari putusan

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.