Belèm (ANTARA) - Semua paviliun negara-negara, termasuk Paviliun Indonesia diberi pagar pembatas, Jumat (21/11) waktu setempat, imbas terjadinya kebakaran di Zona Biru Konferensi Perubahan Iklim ke-30 Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30), Belèm, Brasil.

Dari pantauan Antara, tidak ada aktivitas di dalam paviliun-paviliun tersebut.

Para delegasi masih berdatangan menuju ke dalam venue.

Selain itu, para delegasi ada yang menunggu dibukanya paviliun. Ada juga yang mengabadikan paviliun yang terbakar.

Paviliun yang terbakar tampak ditutup oleh sejenis terpal berwarna abu-abu.

Paviliun tersebut berada di belakang Paviliun India.

Sementara Paviliun Indonesia tampak sepi. Orang-orang berjalan melewati paviliun. Beberapa orang lainnya berdiri di depan pagar pembatas paviliun.

Baca juga: Paviliun Indonesia di COP30 bukti hutan mampu sejahterakan masyarakat

Sebelumnya, kebakaran terjadi di Zona Biru Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30), Belèm, Brasil, pada Kamis (20/11) siang waktu setempat.

Pemadam kebakaran dan petugas keamanan PBB melakukan pemadaman dengan cepat sehingga api dapat dikuasai dalam waktu enam menit.

Tercatat 21 orang menjalani perawatan medis akibat kebakaran.

Dari jumlah tersebut, 19 orang dirawat akibat menghirup asap dan dua lainnya karena mengalami kecemasan setelah insiden.

Setelah menjalani perawatan, 12 orang dipulangkan.

Sisanya menjalani perawatan di fasilitas kesehatan di Belém dan di unit rujukan yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan Brasil.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Baca juga: Menteri LH: Paviliun Indonesia jembatan ke pasar karbon berintegritas

Konferensi Perubahan Iklim ke-30 Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30), berlangsung sejak 10 November hingga 21 November di Belèm, Brasil.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.