Jakarta (ANTARA) - Mahakarya Pictures baru saja memamerkan cuplikan pendek (disebut "teaser trailer") dari film terbaru mereka, Pelangi di Mars.
Cuplikan itu menampilkan film petualangan keluarga yang unik karena menggabungkan aktor manusia sungguhan (live-action) dengan animasi tiga dimensi (3D).
Produser Dendi Reynando saat konferensi pers acara peluncuran trailer film "Pelangi di Mars" di Senayan, Jakarta, Senin, mengatakan film yang disutradarai oleh Upie Guava itu menceritakan kisah Pelangi, anak manusia pertama yang lahir dan besar di Planet Mars.
Baca juga: Film sci-fi "Pelangi di Mars" sajikan petualangan manusia dengan robot
Ia harus melakukan perjalanan penting bersama robot-robot pintar untuk mencari mineral ajaib demi menyelamatkan Bumi.
"Cuplikan ini kami siapkan sebagai pintu masuk, agar orang-orang bisa melihat sedikit seperti apa dunia Pelangi di Mars," ujar Dendi.
Pembuatan film itu merupakan hasil kerja sama antara Mahakarya Pictures, MBK, Guava Film, DossGuavaXR Studio, dan Produksi Film Negara (PFN).
Baca juga: Film Pelangi di Mars terinspirasi sosok astronot perempuan RI pertama
Cuplikan film itu menunjukkan pemandangan Planet Mars, robot-robot animasi (Batik, Sulil, Kimchi, Yoman, Petya) yang menemani Pelangi dan berinteraksi dengan aktor sungguhan.
Para aktor sungguhan yang terlibat antara lain Messi Gusti, Myesha Lin Adeeva, Lutesha, Livy Renata, dan Rio Dewanto.
Naskah film ditulis oleh Alim Sudio dan Upie Guava.
Baca juga: Sukses digelar, konser JUMBO jadi perayaan karya anak bangsa
Sutradara Upie Guava menambahkan bahwa film dengan teknologi gabungan antara aktor manusia sungguhan dan aktor animasi memang sulit dibuat.
Tapi itu justru menjadikan filmnya memiliki imajinasi yang luas dan visual yang keren, kendati, cerita utamanya tetap sederhana, soal hubungan keluarga dan persahabatan.
Film Pelangi di Mars direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada 2026.
Baca juga: Film "Mimpi Keluarga Sempurna" angkat dinamika hubungan ibu dan anak
Baca juga: Angkat kisah anak NTT, TVRI rilis film "Surat Untuk Presiden"
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.