Jakarta (ANTARA) - Kucing kesayangan bisa saja mengalami gagal ginjal fatal akibat mengendus atau memakan kelopak bunga yang terkenal indah yakni bunga lili.

Ditulis laman Hindustan Times, Rabu, pakar perilaku kucing Maria mengungkapkan meskipun bunga lili indah dilihat dan memiliki wangi yang semerbak, namun pemilik hewan kucing perlu mewaspadai hewan peliharaannya mendekati bunga tersebut.

“Meskipun bunga lili memang cantik, risikonya tidak sepadan bagi kucing kita. Bahkan gigitan kecil daun, atau seteguk air dari vas bunga lili, dapat menyebabkan ginjal mereka berhenti bekerja dengan baik,” kata Maria.

Baca juga: Geliat industri hewan peliharaan pacu kota industri tradisional China

Menurut BBC, kucing kesayangan bisa mengalami gagal ginjal fatal akibat memakan daun atau kelopak bunga lili.

Tanda awal kucing mengalami keracunan akibat bunga lili yakni penurunan aktivitas, air liur menetes, muntah, dan kehilangan nafsu makan.

Hal ini juga diperkuat dengan pernyataan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), kucing yang tidak sengaja menelan bunga lili akan mengalami gejala kerusakan ginjal, seperti sering buang air kecil dan dehidrasi, mulai muncul 12 hingga 24 jam setelah tertelan.

Baca juga: Wilayah Caoxian di China Timur jadi pusat ekonomi hewan peliharaan

Jika tidak diobati, kucing dapat mati dalam 24 hingga 72 jam berikutnya. Selain itu, kucing biasanya akan mengalami gagal ginjal ireversibel jika terapi ditunda setidaknya 18 jam setelah tertelan.

FDA melaporkan beberapa jenis bunga lili yang sangat beracun bagi kucing yakni bunga lili Asia, Daylily, Paskah, bunga lili Japanese Show, Oriental, Rubrum, Stargazer, Tiger, dan bunga lili kayu.

Pakar menyarankan jika pemilik kucing merasa peliharaannya telah memakan bagian bunga lili atau serbuk sarinya, atau telah meminum air dari vas berisi bunga lili, segera hubungi dokter hewan atau pusat kendali racun hewan peliharaan.

Tergantung jenisnya, kondisi ini bisa menjadi darurat medis, sehingga perawatan dokter hewan segera sangat penting. Usahakan untuk membawa tanaman lili tersebut ke dokter hewan. Ini akan membantu dokter hewan mengidentifikasi apakah tanaman tersebut termasuk yang paling beracun.

Baca juga: Ajak bermain hewan peliharaan bisa cegah anabul stress

Baca juga: Cara membiasakan hewan peliharaan ditinggal di rumah

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.