Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan produksi susu di Jawa Timur sebesar 476.712 ton atau berkontribusi 58 persen dari total produksi susu nasional.

"Kontribusi Jatim terhadap nasional juga sangat vital karena menyumbang 58 persen produksi susu nasional," katanya dalam keterangan yang diterima di Jember, Rabu.

Menurutnya Jatim merupakan penopang utama populasi sapi perah dan produksi susu nasional. Populasi sapi perah Jatim mencapai 292,26 ribu ekor atau 60 persen dari total populasi nasional.

Untuk itu, pihaknya mendorong pemenuhan gizi sejak dini dengan mengajak ratusan siswa sekolah dasar (SD) minum susu bersama di City Forest Kabupaten Jember.

"Alhamdulillah anak-anak ceria sekali, mereka suka minum susu, dan saya rasa ini juga sekaligus pemenuhan gizi mereka lebih tepatnya protein hewani," katanya.

Didampingi Bupati Jember Muhammad Fawait, Gubernur Khofifah menghampiri anak-anak yang duduk lesehan sambil memegang susu kemasan produksi salah satu produsen dalam negeri. Tawa dan sorak spontan pecah saat Gubernur Khofifah mengajak mereka minum susu bersama-sama.

"Kegiatan minum susu bersama itu bukan sekadar membangun keceriaan, tetapi juga bagian dari upaya pemenuhan gizi terutama protein hewani bagi anak-anak sejak dini," tuturnya.

Diketahui susu sapi kaya akan nutrisi yang memiliki kandungan utama protein, lemak, karbohidrat, mineral, kalsium, fosfor DNA kalium, vitamin D dan vitamin B12 yang ini dibutuhkan bagi pertumbuhan anak-anak.

Sedangkan minum susu sapi juga memiliki banyak manfaat di antaranya untuk memperkuat tulang dan gigi, dan mencegah osteoporosis di usia lanjut, sumber protein, menyerap kalsium untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Susu juga penting untuk imunitas dan sumber energi serta mendukung kesehatan otak dalam menjalankan fungsi otak dan saraf.

Baca juga: Khofifah optimistis integrated farming Pasuruan dongkrak produksi susu

Baca juga: Kementan gandeng Sulteng perkuat produksi susu nasional

Baca juga: Selandia Baru tawarkan teknologi dan keahlian bantu peternakan RI

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.