Alhamdulillah, ada pengobatan dari Pertamina. Kemarin kami sulit masak dan mengungsi. Dengan adanya posko ini kami bisa berobat, gatal-gatal kami diperiksa dan diberi obat,

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga, melalui Fuel Terminal Medan, membuka posko layanan kesehatan untuk membantu masyarakat Labuhan dan sekitarnya, yang terdampak banjir, sekaligus bentuk respons cepat dalam rangka mendukung pemulihan kesehatan warga.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan, posko dibuka sejak Senin (1/12/2025) dengan melibatkan tim kesehatan Pertamina, yang telah bergerak sejak hari pertama banjir dan turun membantu warga, terutama di ring 1 wilayah operasi.

"Secara resmi posko kami buka di depan Fuel Terminal Medan, Labuhan Deli. Rencananya posko akan beroperasi sampai Rabu ini, namun tetap akan ditinjau lagi," jelasnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Warga penerima manfaat, Nazmi mengungkapkan rasa syukur atas layanan kesehatan yang diberikan.

Baca juga: Mensos pastikan adanya hunian sementara untuk korban terdampak banjir

"Alhamdulillah, ada pengobatan dari Pertamina. Kemarin kami sulit masak dan mengungsi. Dengan adanya posko ini kami bisa berobat, gatal-gatal kami diperiksa dan diberi obat," ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Siti Maryana berharap Pertamina dapat terus memberikan dukungan bagi warga yang masih berupaya memulihkan kondisi pascabanjir.

"Rumah kami sudah tiga hari belum surut, Alhamdulillah ada posko di depan terminal Pertamina ini, makanya kami langsung datang. Ayah saya juga diperiksa dan dibantu," tuturnya.

Lurah Pekan Labuhan Roy Sulaiman Batubara mengatakan, Pertamina responsif terhadap kebutuhan warga sekitar.

Baca juga: BPH Migas: Distribusi BBM di Sumbar berangsur pulih

Roy menjelaskan bahwa banjir di wilayahnya berdampak pada hampir 3.000 KK atau sekitar 10.000 jiwa.

Saat ini, kondisi mulai membaik seiring menurunnya permukaan air, meski beberapa titik masih tergenang.

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.