Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Daerah operasional (Daop) 1 Jakarta bersama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menghadirkan program Angkutan Motor Gratis (Motis) mulai 23-30 Desember 2025 untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Program Motis ini merupakan wujud nyata komitmen KAI, khususnya dalam mendukung perjalanan aman selama masa Natal dan Tahun Baru,” ujar Pejabat yang melaksanakan tugas (PYMT) Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Detty Nurfatma Kusumah dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan layanan Angkutan Motis itu memiliki dua rute, yakni Motis Utara dan Motis Tengah. Rute Motis Utara, yaitu Stasiun Jakarta Gudang-Pasar Senen (penumpang)-Bekasi (penumpang)-Cirebon Prujakan-Tegal-Pekalongan-Semarang Tawang.

Sedangkan rute Motis Tengah, yaitu Stasiun Jakarta Gudang-Pasar Senen (penumpang)-Bekasi (penumpang)-Cirebon Prujakan-Purwokerto-Kebumen-Kutoarjo-Lempuyangan-Purwosari.

Detty mengatakan setiap pengiriman satu unit motor difasilitasi dua tiket penumpang KA, dan 1 tiket anak berusia kurang dari 3 tahun secara gratis, selama kuota tersedia.

Layanan Motis akan dilakukan dalam dua perjalanan KA per hari, dengan total kapasitas 8.480 penumpang dan 3.712 unit sepeda motor.

"Atau per hari 1.060 penumpang dan 464 unit motor," kata Detty.

Baca juga: KAI Group Hadirkan Ekosistem Transportasi Terintegrasi Jakarta–Bandung yang Makin Mudah, Terjangkau, dan Responsif Terhadap Kebutuhan Pelanggan

Berikut syarat pendaftaran Angkutan Motis:

1. Tidak sedang terdaftar atau mengikuti program mudik/motis gratis lainnya dari pihak mana pun.
2. Pendaftaran dilakukan melalui situs nusantara.kemenhub.go.id, kemudian melakukan verifikasi langsung ke posko yang ditunjuk.
3. Menggunakan email aktif saat melakukan pendaftaran.
4. Kapasitas mesin sepeda motor < 200 cc.
5. Melampirkan KK, KTP, SIM, dan STNK asli yang masih berlaku.
6. Peserta yang berhasil mendaftar, wajib mengikuti program.

Pembatalan harus dilakukan maksimal H-7 dan wajib dikonfirmasi ke posko pendaftaran. Peserta yang membatalkan tanpa konfirmasi tidak dapat mengikuti program Motis tahun berikutnya.

Baca juga: Stasiun Duren Kalibata Tembus 9,6 Juta Pengguna, KAI Perkuat Peran Sebagai Urat Nadi Mobilitas Jakarta Selatan

Alur penyelenggaraan Angkutan Motis:

1. Penyerahan motor ke posko (H-1)
Peserta menyerahkan motor ke Posko Motis. Petugas memeriksa kondisi kendaraan dan kelengkapan dokumen.

2. Verifikasi dan sistem barcode
Data peserta diverifikasi, kemudian motor dan identitas diberi barcode sebagai penanda resmi.

3. Area pengumpulan motor
Motor diparkir di area pengumpulan sesuai jalur (utara/tengah) dan disiapkan untuk proses muat.

4. Proses pemuatan
Motor dimasukkan ke gerbong motor dengan pengikatan khusus agar aman selama perjalanan.

5. Proses pembongkaran di stasiun tujuan
Petugas membongkar motor dan menempatkannya di area pengumpulan motor.

6. Pengambilan motor oleh peserta
Peserta mengambil kendaraan maksimal 1x24 jam setelah kereta tiba, dengan verifikasi barcode dan dokumen.

Baca juga: Ada diskon 30 persen tiket kereta hingga 10 Januari 2026

Baca juga: Penumpang paling banyak pesan tiket untuk keberangkatan H-1 Natal 2025

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.