Bandung (ANTARA News) - Seorang warga meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor dari tebing setinggi tiga meter di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (9/11) malam.

"Korban tertimbun tanah longsor sewaktu mau membeli gula aren," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Kundang Sodikin melalui telepon seluler, Selasa.

Ia menuturkan korban teridentifikasi bernama Ijah (59) warga Kampung Sawah Bera, Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, atau tidak jauh dari lokasi longsor.

Kundang mengatakan, berdasarkan keterangan warga, korban diketahui keluar rumah, Senin sore, tetapi sudah malam korban tidak kunjung pulang.

Korban, lanjut dia, ditemukan warga yang melihat ada payung diatas tumpukan tanah, kemudian diketahui ada orang tertimbun tanah dalam keadaan meninggal dunia.

"Tidak ada yang tahu awalnya bagaimana, namun ada warga sekitar jam 8 malam menemukan ada orang tertimbun tanah longsor di jalan setapak," katanya.

Selanjutnya warga bersama-sama menyingkirkan tumpukan tanah tersebut untuk mengevakuasi korban.

Jasad korban yang berhasil dievakuasi dua jam kemudian itu selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

BPBD Tasikmalaya mencatat selama sepekan hujan mengguyur Tasikmalaya telah menyebabkan longsor di beberapa daerah.

"Memasuki musim hujan ini warga diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap bencana longsor," kata Kundang.

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2015