Lubuk Basung (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade membantu empat unit ekskavator, 60 unit genset dan lainnya untuk penanganan bencana alam di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

"Empat unit ekskavator ini dibutuhkan Pemkab Agam sesuai permintaan bupati dan dalam waktu dekat akan sampai," kata Andre Rosiade di Lubuk Basung saat meninjau bencana di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (3/12).

Baca juga: Unand kirim tim tanggap bencana ke lokasi terdampak bencana di Agam

Ia mengatakan membantu 60 unit genset ke Agam dan sudah sampai 20 unit pada Rabu (3/12), ditambah 20 unit pada Kamis (4/12 dan 20 unit pada Jumat (5/12).

Setelah itu, bantuan portable WC permintaan bupati empat unit dan dibantu delapan unit.

"Empat unit untuk TNI dan Polri, empat unit untuk pengungsian dan ditambah tangki air," katanya.

Untuk Agam, ia juga membantu 5.000 paket sembako untuk korban terdampak bencana, di Kecamatan Palembayan 4.000 paket dan Tanjung Raya 1.000 paket.

Bantuan tersebut sudah disalurkan dan sekalian memeriksa dapur umum didirikan DPC Partai Gerindra Agam Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Dapur umum DPC Gerindra Agam mendistribusikan 300 nasi bungkus ke warga.

"Ini yang saya lakukan sebagai anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra, kita tidak melihat, tapi memberikan bantuan dan mendata, apalagi yang dibutuhkan warga," katanya.

Baca juga: Lanud Sutan Sjahrir salurkan 3,5 ton bantuan ke Salareh Aia Sumbar

Baca juga: Kerugian bencana hidrometeorologi di Agam mencapai setengah triliun

Setelah di Agam, ia juga bertolak ke Kabupaten Tanah Datar menggunakan helikopter TNI untuk membagikan bantuan kepada warga terdampak.

Bantuan yang diserahkan Bupati Tanah Datar berupa genset 20 unit, empat unit ekskavator, 10 telepon satelit, BBM 1000 liter per hari, makanan bayi, selimut dan lainnya.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.