Hanoi (ANTARA) - Produk Domestik Bruto (PDB) Vietnam diproyeksikan akan tumbuh sebesar 6,2 persen pada 2026 dan 5,8 persen pada 2027.

Demikian dilansir oleh Kantor Berita Vietnam (Vietnam News Agency/VNA) pada Rabu (3/12), mengutip laporan yang dirilis pada Selasa (2/12) oleh Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD).

Laporan tersebut memaparkan meski pertumbuhan diprediksi akan melambat dalam dua tahun ke depan, OECD tetap menilai Vietnam sebagai salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di Asia, sejalan dengan perkiraan terbaru dari lembaga-lembaga internasional utama.

Menurut OECD, investasi publik diperkirakan akan tetap menjadi pendorong utama yang mendukung permintaan agregat dan mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus berkontribusi pada target Vietnam untuk mencapai tingkat pertumbuhan PDB tahunan sebesar 8 persen pada 2025.

Sementara itu, OECD memperingatkan bahwa perekonomian Vietnam menghadapi risiko signifikan akibat potensi perlambatan perdagangan global pada 2026, rencana penyesuaian tarif pajak pertambahan nilai (PPN) pada 2027 serta ketidakpastian yang timbul dari arah kebijakan ekonomi negara-negara besar.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.