Beijing (ANTARA) - Perdagangan jasa China mempertahankan pertumbuhan yang stabil dalam 10 bulan pertama 2025, dengan total nilai impor dan ekspor mencapai hampir 6,58 triliun yuan (1 yuan = Rp2.352) atau sekitar 930,5 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.632).
Angka tersebut meningkat 7,5 persen secara tahunan (year on year/yoy), demikian menurut Kementerian Perdagangan China pada Rabu (3/12).
Secara spesifik, nilai ekspor jasa meningkat 14,3 persen menjadi lebih dari 2,9 triliun yuan dalam periode tersebut, sementara impor naik 2,6 persen menjadi lebih dari 3,67 triliun yuan, menurut data kementerian itu. Khususnya, defisit neraca perdagangan jasa menyempit sebesar 269,39 miliar yuan dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024.
Perdagangan jasa padat pengetahuan terus membukukan pertumbuhan, dengan total nilai impor dan ekspornya mencapai sekitar 2,51 triliun yuan, meningkat 6,4 persen (yoy).
Total perdagangan jasa perjalanan mencapai hampir 1,81 triliun yuan, naik 8,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, ekspor jasa perjalanan melonjak 52,5 persen pada periode tersebut, ungkap data itu.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.