Malang (ANTARA News) - Tendangan Presiden Joko Widodo sebagai penanda pembukaan sekaligus "kick off" Piala Jenderal Sudirman yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jatim, Selasa malam, untuk Persegres Gresik United yang melawan Arema Malang.

Berdasarkan hasil undian koin kedua kapten tim, yakni Ahmad Bustomi (Arema) dan Bima Sakti (Persegres Gresik United), Persegres Gresik United memilih mendapatkan kesempatan bola pertama yang kebetulan pada laga pembuka tersebut, tendangan pertama dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelum melakukan tendangan pembuka yang menandai diresmikannya turnamen Piala Jenderal Sudirman itu, Presiden Jokowi memberikan 10 buah bola yang sudah ditandatanginya kepada 10 pemain dari Arema maupun Persegres Gresik United. Selanjutnya, ke-10 pemain itu menghadiahkannya untuk penonton melalui tendangan masing-masing.

Usai tendangan bola pertama oleh Presiden Jokowi, wasit yang memimpin laga perdana tersebut, Prasetyo Hadi langsung melanjutnya pertandingan.

Sementara itu, sebelum laga perdana resmi dipertandingkan, puluhan ribu Aremania dihibur oleh dua grup band papan atas, yakni Slank dan Kotak. Sejumlah lagu dinyanyikan kedua grup band itu, tak terkecuali lagu "kebangsaan" Kotak yang digawangi Tantri sebagai vokalis, Tendangan dari Langit dan ditutup dengan lagu Garuda Didadaku.

Ketua pelaksana sekaligus penanggung jawab Piala Jenderal Sudirman, Letjen TNI Agus S melaporkan kepada Presiden Jokowi bahwa perhelatan turnamen piala tersebut diikuti 15 tim yang terbagi menjadi tiga grup, yakni grup A digelar di Stadion kanjuruhan Kepanjen, grup B di Stadion Kapten Dipta Bali dan grup C di Stadion Delta Sidoarjo.

Babak penyisihan Piala Jenderal Sudirman berlangsung pada 12-22 November. Babak semifinal digelar di masing-masing semifinalis (home and away) pada 9-17 Januari 2016 dan final digelardi Stadion Gelora Bung Karno pada 24 Januari 2016.

Untuk hadiah pemenang pertama sebesar Rp2,5 miliar dan pemenang kedua sebesar Rp1,5 miliar. Sedangkan masing-masing semifinalis menerima hadiah sebesar Rp500 juta.

"Untuk top scorer menerima hadiah sebesar Rp100 juta, pemain terbaik Rp100 juta, tim ter-fairplay Rp150 juta, suporter terbaik sebesar Rp150 juta dan wasit terbaik sebesar Rp100 juta," kata Agus.

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2015