Beijing (ANTARA) - China meluncurkan roket pembawa yang dapat digunakan kembali (reuseable) Zhuque-3, Rabu, dari China barat laut, zona percontohan inovasi antariksa komersial Dongfeng.
Xinhua melaporkan, pada tahap kedua peluncuran, roket itu berhasil memasuki orbit yang ditentukan, tetapi pemulihan tahap pertamanya gagal.
Mesin pendorong (booster) tahap pertama roket tersebut mengalami pembakaran yang tidak normal dalam proses pengambilan kembali, sehingga gagal melakukan pendaratan mulus di landasan pendaratan. Uji coba proses tersebut kemudian dinyatakan tidak berhasil, dan penyebab spesifiknya masih dalam penyelidikan.
Zhuque-3 merupakan roket berbahan bakar oksigen dan metana cair yang dirancang untuk peluncuran yang berbiaya rendah, berkapasitas tinggi, dan sering, menurut pihak perancangnya, LandSpace.
Produsen roket yang berbasis di Beijing tersebut menyataan, misi tersebut memvalidasi desain menyeluruh dan kompatibilitas sistem Zhuque-3, mengumpulkan data penting dalam penerbangan, serta meletakkan fondasi untuk peluncuran operasional dan pengembalian tahap roket di masa depan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.