Seoul (ANTARA) - Kementerian Data dan Statistik Korea Selatan, Rabu, menyatakan bahwa angka harapan hidup bayi-bayi di negaranya mencapai rekor tertinggi pada tahun 2024.

Dilaporkan Xinhua, kementerian itu menyebut rata-rata angka harapan hidup bayi yang lahir di Korea Selatan pada 2024 mencapai 83,7 tahun, naik 0,2 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

Itu menandai angka tertinggi sejak data terkait mulai dikumpulkan pada 1970, ketika rata-rata harapan hidup mencapai 62,3 tahun.

Angka harapan hidup meningkat secara stabil kecuali penurunan pertama pada tahun 2022, yang dipengaruhi oleh pandemi COVID-19.

Bayi laki-laki yang lahir pada 2024 di Korea Selatan diperkirakan akan hidup hingga 80,8 tahun, sementara bayi perempuan diperkirakan akan hidup hingga 86,6 tahun.

Kesenjangan angka harapan hidup antara gender di Korea Selatan telah berkurang dari 8,6 tahun pada 1985 menjadi 7,3 tahun pada 2000 dan menjadi 5,8 tahun pada 2024.

Rata-rata angka harapan hidup untuk anak laki-laki di Korea Selatan 2,3 tahun lebih lama dibandingkan rata-rata angka harapan hidup di antara anggota Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD), sementara angka harapan hidup untuk anak perempuan tercatat 2,9 tahun lebih lama.


Pewarta: Xinhua
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.