Jakarta (ANTARA) - Jasa Raharja menyalurkan bantuan logistik untuk mempercepat pemulihan warga terdampak bencana banjir di Kabupaten Pidie, Aceh, sebagai dukungan darurat guna memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan aktivitas masyarakat kembali pulih.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana dalam keterangan di Jakarta, Kamis mengatakan bantuan itu sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan, untuk mendukung pemulihan pasca bencana bagi seluruh kelompok terdampak tersebut.
"Salah satu wujud implementasi dari program tersebut adalah penyaluran bantuan sosial kepada warga di dua desa paling terdampak di Kabupaten Pidie, Aceh, yaitu Desa Lamkawe dan Desa Kandang," kata Dewi.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi 100 karung beras masing-masing 5 kg, 100 bungkus minyak goreng, 100 kotak air mineral, 54 kotak mi instan, serta 150 porsi makanan siap santap berupa nasi ayam.
Bantuan didistribusikan secara proporsional sesuai jumlah warga terdampak di masing-masing desa. Penyerahan dilakukan langsung oleh perwakilan Jasa Raharja Kanwil Aceh beserta tim kepada kepala desa dan perwakilan warga.
Dia menyampaikan kegiatan itu dilaksanakan setelah tim Jasa Raharja melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Polres Pidie, TNI, dan Satpol PP.
Ia menyebutkan dari total 19 desa yang teridentifikasi terdampak banjir, hasil pemetaan menunjuk dua desa tersebut sebagai wilayah dengan dampak paling parah.
"Desa Lamkawe tercatat memiliki 192 Kepala Keluarga, sementara Desa Kandang terdampak sebanyak 115 Kepala Keluarga," ucapnya.
Ia menyampaikan penyaluran bantuan itu merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir di saat masyarakat membutuhkan. Jasa Raharja berkomitmen selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi situasi darurat yang menuntut respon cepat dan tepat.
"Bantuan yang kami salurkan di Kabupaten Pidie merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung percepatan pemulihan pascabencana," tuturnya.
Ia memastikan seluruh proses berjalan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan bermanfaat.
Pelaksanaan kegiatan itu, lanjut Dewi, turut didukung oleh berbagai unsur pemerintah daerah, antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Asisten I Sekretaris Daerah, Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Satpol PP, KBO Polres Pidie, hingga Komandan Subdenpom Sigli.
"Kolaborasi tersebut memastikan bantuan dapat disalurkan dengan cepat, aman, dan tepat sasaran," kata dia.
Selain bantuan untuk masyarakat, Jasa Raharja juga menjalankan program dukungan untuk pegawai Jasa Raharja dan tenaga pendukung (ARU) yang terdampak, termasuk penyaluran bantuan finansial secara langsung serta bantuan melalui yayasan di masing-masing kantor wilayah.
"Upaya ini menjadi bagian penting dari solidaritas internal perusahaan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan seluruh keluarga besar Jasa Raharja," katanya.
Jasa Raharja menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penanganan bencana dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Melalui langkah-langkah sosial yang terarah, tambah Dewi, perusahaan berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memastikan pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat dan merata.
Baca juga: Tim Medis Unhas ambil alih layanan medis di Pidie Jaya
Baca juga: Lima penyebar hoaks musibah banjir ditangkap Polres Pidie Jaya-Aceh
Baca juga: Jasa Raharja raih penghargaan CSR-SDG-ESG wujud komitmen berkelanjutan
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.