Amerika Serikat (ANTARA) - Wabah botulisme pada bayi di Amerika Serikat mendorong penarikan besar-besaran produk susu formula ByHeart Whole Nutrition dari pasaran.

Kasus pertama muncul pada 9 Agustus dan berlanjut hingga 19 November, dengan total 39 bayi berusia sekitar dua pekan hingga sembilan bulan dirawat di rumah sakit.

Hingga berita ini disiarkan, tidak diperoleh laporan adanya kejadian kematian.

Seluruh bayi yang terdampak diketahui mengonsumsi susu formula bubuk ByHeart sebelum jatuh sakit. Otoritas setempat kemudian menarik seluruh produk bermerek ByHeart dari peredaran, termasuk semua batch dalam kemasan kaleng maupun saset.

Food and Drug Administration (FDA) melaporkan masih menerima temuan produk ByHeart yang beredar di sejumlah toko bahan makanan.

FDA menyatakan tengah bekerja sama dengan pemerintah negara bagian dan para pengecer untuk memastikan penarikan berjalan efektif dan semua produk terdampak segera disingkirkan dari rak toko di seluruh negeri.

Penyelidikan untuk menentukan sumber serta titik kontaminasi masih terus berlangsung.

Menurut FDA, gejala awal botulisme pada bayi dapat berupa sembelit, penurunan nafsu makan, kehilangan kendali kepala, dan kesulitan menelan.

Penyakit ini dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan dan, dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan henti napas (respiratory arrest).

Pewarta: Xinhua
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.