Setiap direktorat, unit pelayanan teknis (UPT), petugas dan setiap pimpinan harus bekerja keras dengan bersih meski jauh dari publikasi
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya integritas dalam layanan transportasi dengan mengajak jajaran Kemenhub bekerja profesional, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Setiap direktorat, unit pelayanan teknis (UPT), petugas dan setiap pimpinan harus bekerja keras dengan bersih meski jauh dari publikasi," kata Menhub saat puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan Jakarta, sebagaimana keterangan di Jakarta, Jumat.
Ia menekankan pentingnya penguatan budaya bersih, transparan dan melayani sebagai agenda yang tidak pernah boleh berhenti.
Menhub menyampaikan bidang transportasi selalu terkait dengan kepercayaan masyarakat. Di sektor transportasi darat, laut, udara dan kereta api yang menyangkut hidup orang banyak, setiap hari jutaan orang menggantungkan keselamatan dan kelancaran hidupnya kepada integritas dan kejujuran petugas.
"Saat seorang petugas memberi layanan dengan niat baik, itulah antikorupsi. Saat proses perizinan transparan dan bebas pungli, itulah antikorupsi. Saat seorang petugas lapangan melaksanakan ramp check tanpa kompromi, itulah antikorupsi," ujarnya.
Menhub turut menyampaikan apresiasi atas skor Survey Penilaian Integritas (SPI) Kemenhub tahun 2024 yang mencapai 73,5 atau di atas rata-rata nasional.
Survei Penilaian Integritas (SPI) merupakan survei nasional yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memotret integritas lembaga publik.
Selanjutnya, Kementerian Perhubungan juga mencatat skor Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di level 3, menunjukkan kematangan sistem pengendalian internal yang baik, digitalisasi perizinan semakin maju, dan pengawasan internal yang semakin kuat. Menhub berharap nilai yang baik ini bisa terus dipertahankan.
"Ini menunjukkan satu hal, kita sudah di jalur yang benar tetapi harus menjaga konsistensinya," ucap Menhub.
Dudy menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terus berkolaborasi dalam aksi pencegahan korupsi di Kemenhub serta Inspektorat Jenderal yang menjadi tulang punggung pengawasan internal.
Ke depan, lanjut Menhub, tantangan sektor transportasi semakin kompleks, mulai dari digitalisasi perizinan, pengawasan otomatis, modernisasi pelayanan hingga penataan rantai logistik.
Ia menyebut sistem transportasi dan teknologi yang ada akan mudah runtuh jika dijalankan tanpa integritas.
"Mari menjadikan integritas sebagai cara bekerja, bukan sekadar kampanye. Mari jadikan budaya bersih ini sebagai bagian dari martabat kita sebagai pelayan publik," katanya.
Dalam kesempatan itu, Dudy juga menyampaikan duka cita atas bencana di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat.
Menhub sebelumnya telah mengunjungi Medan dan Aceh untuk meninjau langsung serta memastikan perbaikan sejumlah simpul transportasi yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra.
"Di Medan dan Aceh kemarin, saya melihat langsung bagaimana jajaran Kementerian Perhubungan bergerak cepat bersama petugas kementerian dan lembaga lainnya," kata Menhub.
"Di situ terlihat bahwa transportasi bukan sekadar sistem, tapi urat nadi kemanusiaan. Dalam situasi apapun, tetap akan berurusan dengan hajat hidup masyarakat banyak," tambah Menhub.
Baca juga: Menhub pastikan perbaikan simpul transportasi di Medan-Lhokseumawe
Baca juga: Kemenhub pulihkan layanan transportasi akibat bencana Sumatera-Aceh
Baca juga: Menhub pastikan integritas layanan transportasi saat libur akhir tahun
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.