Jakarta (ANTARA) - Penggarapan film komedi fiksi ilmiah "Men In Black" baru dikabarkan sedang dipersiapkan oleh studio Sony Pictures.
The Hollywood Reporter dan Deadline pada Kamis (4/12) mengutip keterangan sumber yang menyebutkan bahwa Sony sedang mengembangkan film baru "Men In Black", tetapi studio belum mengonfirmasi informasi tersebut.
Menurut keterangan sumber kepada Deadline, penulis naskah "Bad Boys For Life", Chris Bremner, siap menulis skenario film baru "Men In Black."
Plot film baru itu belum diketahui.
Namun, sumber internal mengatakan bahwa gagasannya adalah setelah Bremner menyelesaikan naskah, aktor Will Smith sebagai bintang film orisinal akan menjadi salah satu orang pertama yang menerima naskah dengan harapan ia akan kembali memerankan Agen J.
Bremner telah menjadi penulis naskah dua film "Bad Boys" terakhir yang secara kolektif menghasilkan 837,1 juta dolar AS di box office global.
Baca juga: Chris Hemsworth dan Tessa Thompson jadi wajah baru "Men in Black"
Cerita film "Men In Black" diadaptasi dari seri komik Marvel karya Lowell Cunningham, berfokus pada badan rahasia pemerintah yang mengawasi aktivitas makhluk luar angkasa di bumi.
Film "Men In Black" pertama yang dirilis tahun 1997 disutradarai oleh Barry Sonnenfeld serta dibintangi oleh Will Smith dan Tommy Lee Jones. Film ini membukukan perolehan 580 juta dolar AS di box office global.
Menyusul kesuksesan film pertama, film "Men In Black II" dirilis pada 2002 dan "Men In Black 3" dikeluarkan tahun 2012. Keduanya masih dibintangi oleh Smith dan Jones.
Selanjutnya, film reboot yang berjudul "Men In Black: International" dirilis tahun 2019. Aktor Chris Hemsworth dan aktris Tessa Thompson membintangi film tersebut.
Baca juga: Will Smith dan Martin Lawrence kembali dalam sekuel keempat "Bad Boys"
Baca juga: Will Smith dan Martin Lawrence saling mengungkap perilaku saat syuting
Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.