Ankara (ANTARA) - Pasukan Keamanan Turki telah menahan 161 tersangka anggota ISIS dalam penggerebekan nasional selama sepekan, kata Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya, Jumat.
Para tersangka tersebut diyakini berperan aktif dalam ISIS dan telah memberikan dukungan keuangan kepada kelompok itu, ujar Yerlikaya dalam sebuah pernyataan.
Pihak kepolisian menyita senjata yang tidak mengantongi izin, dokumen organisasi, dan materi digital dalam penggerebekan itu, urai pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa para tersangka masih ditahan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum.
Pada Jumat yang sama, Yerlikaya mengatakan dalam media sosial bahwa selama dua pekan terakhir, Turki telah menahan 233 tersangka dalam penggerebekan kontraterorisme besar-besaran dan serentak di lebih dari 30 provinsi.
Pemerintah Turki menetapkan ISIS sebagai organisasi teroris pada 2013 dan menyalahkan organisasi itu atas serangkaian serangan mematikan di negara tersebut. Sejak saat itu, Turki telah melancarkan operasi kontraterorisme di dalam dan luar negeri untuk memberantas anggota dan aktivitas ISIS.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.