Sampai dengan Sabtu, Satgas (Satuan Tugas) KKP Peduli Bencana Sumatera telah mendistribusikan berbagai jenis bantuan seberat 108 ton.
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Pung Nugroho Saksono menuturkan bahwa pihaknya mengirimkan total 108 ton bantuan bagi korban bencana di wilayah Sumatera hingga hari ini.
“Sampai dengan Sabtu, Satgas (Satuan Tugas) KKP Peduli Bencana Sumatera telah mendistribusikan berbagai jenis bantuan seberat 108 ton,” ujar Pung Nugroho Saksono, yang juga akrab disapa Ipunk, di Jakarta, Sabtu.
Ia mengungkapkan bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi dari pengiriman bertahap yang dilakukan pihaknya melalui jalur laut dan udara ke berbagai lokasi bencana.
Selain menyalurkan bantuan pangan, ia menyatakan bahwa pihaknya juga membuka penggalangan donasi pakaian layak pakai yang saat ini menjadi kebutuhan mendesak bagi para pengungsi.
"Satgas KKP juga masih terus membuka bantuan dari berbagai pihak, termasuk swasta, yang akan memberikan bantuan kepada korban bencana melalui KKP," kata Ipunk, yang sekaligus menjabat sebagai Komandan Satgas KKP Peduli Bencana Sumatera.
Ia menuturkan, hari ini pihaknya kembali memberangkatkan satu kapal berisi 60 ton paket bantuan yang akan didistribusikan ke Padang di Sumatera Barat, Sibolga dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara, serta Lhokseumawe di Aceh.
Dia menyatakan, Kapal Pengawas (KP) Orca 05 yang diberangkatkan dari Pelabuhan Perikanan Samudra Nizam Zachman, Jakarta Utara, Sabtu pagi tersebut merupakan armada kapal keempat yang dikirimkan pihaknya ke lokasi bencana.
Sebelumnya, KKP telah menggerakkan tiga kapal pengawas ke Lhokseumawe, Langsa, dan Sibolga, serta satu pesawat patroli pengawasan untuk menjangkau daerah dengan akses yang sulit, seperti Aceh Tenggara.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa donasi yang diangkut oleh KP Orca 05 berasal dari donasi internal pegawai KKP serta partisipasi instansi, kementerian, dan lembaga lainnya.
“Selain dari KKP, ada juga dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan (dan Perlindungan Anak), Kementerian Pariwisata, dari influencer Atta Halilintar, serta masyarakat kelautan perikanan di sekitar ini yang secara sukarela menitipkan barang bantuan untuk kita bawa ke sana,” ujar Sakti Wahyu Trenggono.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pihaknya memanfaatkan jaringan Starlink, layanan internet dari perusahaan asal Amerika Serikat SpaceX, untuk berkomunikasi sehingga informasi mengenai kebutuhan paling mendesak di lapangan dapat dilaporkan secara real-time dan akurat.
Baca juga: Pemkot Mojokerto kirim makanan siap saji kepada korban bencana Sumatra
Baca juga: Polda Aceh kirim bantuan kemanusiaan ke pedalaman Aceh Timur
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.