Ia punya cara bicara yang khas dengan media massa, utamanya ketika tim asuhannya mengalami kekalahan
Madrid (ANTARA News) - Mantan bek Chelsea Filipe Luis merasa geram dengan gaya bicara Jose Mourinho di media massa yang kerapkali mempengaruhi "mentalitas bertanding" para pemain The Blues.

Luis bersama dengan Mourinho pernah mengenyam sukses ketika membawa Chelsea mengarungi musim kompetisi 2014/15. Hanya saja, pasukan Stamford Bridge itu kini berada di peringkat 16 dengan meraih 11 poin dalam klasemen sementara Premier League musim 2015/16.

Luis yang kini berusia 30 tahun hengkang dari Chelsea kembali menuju Atletico Madrid, setelah selama 12 bulan berada di Stamford Bridge kemudian memutuskan kembali ke Vicente Calderon.

Ia mengklaim bahwa wawancara Mourinho dengan media massa tidak jarang "menghancurkan" mental bertanding seluruh personel Chelsea, sebagaimana dikutip dari laman Mirror.co.uk.

Luis berkata kepada Yahoo!, "Ia punya cara bicara yang khas dengan media massa, utamanya ketika tim asuhannya mengalami kekalahan. Tidak jarang perkataannya menghancurkan pemain tertentu. Banyak pemain boleh jadi memperoleh manfaat dari kritik yang ia lontarkan tetapi tidak semua pemain merasakan hal yang sama."

"Kerapkali ia benar dan kerapkali juga ia keliru. Banyak orang kerapkali berpikir bahwa apa yang ia katakan absurd dan kerapkali mereka setuju dengan dia. Itulah cara dia dan cara ia bekerja. Saya melihatnya normal saja."

Selama setahun di Premier League, ia menangguk sukses, dengan meraih dua gelar, satu gelar Premier League dan satu lagi Piala Capital One.

"Saya mengukir kebanggaan bersama Chelsea, Dalam satu tahun, saya meraih dua gelar, satu gelar Premier League, satu lagi Piala Capital One," katanya.

Penerjemah: AA Ariwibowo
Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2015