Gaza (ANTARA) - Seorang gadis Palestina tewas pada Minggu (7/12) oleh tembakan tentara Israel di daerah Mawasi, Rafah, Gaza selatan.
Ambulans dan layanan darurat mengatakan bahwa gadis itu tewas di luar area penempatan tentara Israel di Mawasi.
Sementara itu, otoritas kesehatan Gaza mengatakan bahwa stok obat-obatan dan pasokan medis masih berada pada tingkat nol yang sangat buruk. Mereka melaporkan bahwa 52 persen obat-obatan esensial, 71 persen pasokan medis, dan 70 persen pasokan laboratorium benar-benar habis.
Pihak berwenang mengatakan bahwa krisis ini semakin memburuk seiring dengan meningkatnya permintaan akan perawatan medis bagi mereka yang terluka dan sakit, serta menyerukan agar pasokan segera ditambah.
Sejak gencatan senjata pada Oktober, otoritas kesehatan Gaza mengatakan bahwa serangan Israel telah menewaskan 373 warga Palestina dan melukai 970 lainnya. Secara keseluruhan sejak 7 Oktober 2023, serangan Israel menewaskan 70.360 warga Palestina dan melukai 171.047 lainnya.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.