Amman (ANTARA) - Raja Yordania Abdullah II dan perwakilan tinggi Uni Eropa (UE) untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Kaja Kallas yang sedang berkunjung pada Minggu (7/12) menekankan perlunya mencapai ketenangan menyeluruh di kawasan dan menegakkan kedaulatan negara.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak menegaskan kembali bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya dasar untuk mencapai perdamaian yang adil dan langgeng.

Raja Abdullah mendesak kepatuhan terhadap kesepakatan yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Gaza, pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa gangguan, dan penghentian segera tindakan sepihak terhadap warga Palestina di Tepi Barat, menurut pernyataan dari Istana Kerajaan Yordania.

Kedua belah pihak juga membahas cara-cara untuk meningkatkan kolaborasi ekonomi, termasuk persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Yordania-UE yang akan diselenggarakan di Amman pada Januari 2026 serta forum ekonomi bersama yang dijadwalkan tahun depan, dengan partisipasi dari para investor di kedua belah pihak.

Kallas menyoroti komitmen UE untuk memperkuat kemitraannya dengan Yordania dan mengungkapkan peran kunci negara kerajaan itu dalam mendukung stabilitas regional.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.