Punya suami juga jangan maksa suaminya. Pengin ini, dan kemampuannya segini, tetapi harus ada
Yogyakarta (ANTARA) - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menilai peran seorang istri maupun ibu menjadi faktor penting di lingkungan keluarga untuk mencegah perilaku korupsi.
“Wanita ini sebagai istri dan ibu rumah tangga merupakan faktor penting yang bisa mencegah terjadinya korupsi. Misalnya, mengajarkan anak-anak dari kecil untuk belajar jujur,” ujar Titieksetelah menghadiri salah satu rangkaian Hari Antikorupsi Sedunia 2025, di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin.
Dia mengatakan seorang istri maupun ibu dapat mengajarkan anaknya untuk tidak suka berbohong, tidak terbiasa dengan hal mewah, hingga tidak mengada-adakan sesuatu.
“Punya suami juga jangan maksa suaminya. Pengin ini, dan kemampuannya segini, tetapi harus ada,” katanya.
Baca juga: KPK luncurkan e-Learning agar 5,58 juta ASN dapat cegah korupsi
Sementara itu, dia memandang acara seminar antikorupsi yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangkaian Hakordia 2025 merupakan hal yang baik.
“Saya rasa ini seminar yang bagus. Apalagi ini banyak pimpinan-pimpinan ibu-ibu, tadi ada ibu jenderal-jenderal dari setiap angkatan, kemudian dari parlemen, ada dari DPD juga, terus Bupati, Wali Kota yang wanita-wanita,” ujarnya.
Menurut dia, agenda tersebut merupakan yang baik karena pejabat negara seperti dirinya mendapatkan sejumlah masukan untuk mencegah terjadinya korupsi.
Adapun puncak peringatan Hakordia 2025 diagendakan berlangsung di Kota Yogyakarta, DIY, pada 9 Desember 2025.
Pewarta: Rio Feisal
Editor: Edy M Yakub
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.