Yogyakarta (ANTARA) - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto meyakini tidak ada yang melakukan korupsi bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Saya yakin kita semua prihatin. (Namun, red.) enggak ada yang 'mengorupsi' bantuan-bantuan ini,” ujar Titiek usai menghadiri salah satu rangkaian Hari Antikorupsi Sedunia 2025 di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin.
Walaupun demikian, ketua komisi yang membidangi kehutanan tersebut tetap berharap seluruh petugas yang berkaitan dengan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana tetap amanah.
“Mudah-mudahan pegawai-pegawai, atau petugas-petugas di lapangan semua juga melaksanakannya dengan baik,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyatakan lembaganya akan mengawasi penggunaan anggaran pemerintah untuk bencana yang terjadi di Pulau Sumatera.
Menurut Setyo, salah satu alasan KPK berencana melakukan upaya tersebut karena banyaknya kementerian/lembaga yang membuka ruang bagi masyarakat untuk berdonasi.
“Ini menjadi salah satu pemikiran dan upaya kami untuk ikut mendukung apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam rangka supaya proses penyaluran bantuan-bantuan itu akan sesuai dengan peruntukannya,” kata Setyo di Kota Yogyakarta, DIY, Senin.
Baca juga: Presiden tegas: Jangan ada penyelewengan dalam penanganan bencana
Baca juga: KPK akan awasi penggunaan anggaran pemerintah untuk bencana Sumatera
Pewarta: Rio Feisal
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.