"Jadi lebih baik kita sama sama berdoa dulu, kemudian menyelesaikan permasalahan bencana ini. Urusan politik masih jauh,"
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani enggan menanggapi soal isu koalisi permanen karena saat ini Indonesia masih dalam suasana berduka akibat bencana yang melanda berbagai daerah di Pulau Sumatera.
"Jadi lebih baik kita sama sama berdoa dulu, kemudian menyelesaikan permasalahan bencana ini. Urusan politik masih jauh," kata Puan saat konferensi pers usai rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.
Dia mengatakan bahwa isu koalisi permanen itu akan dibicarakan setelah situasi dan kondisi Indonesia kembali normal, dengan seluruh masyarakat saudara se-tanah air bisa pulih kembali.
"Nanti ngomongin RUU Pemilu, urusan koalisi permanen, urusan politik nanti saja setelah Indonesia kembali normal dan saudara kita sudah pulih," kata dia.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia pada Kamis (5/12), mengusulkan agar koalisi parpol dapat dibentuk secara permanen.
Menurut dia, hal tersebut dapat menciptakan pemerintahan yang stabil karena tak akan ada lagi partai politik yang datang di saat senang dan pergi saat susah.
Gagasan itu pun mendapat tanggapan positif dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan. Saat menghadiri sebuah acara di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Zulhas menyebut koalisi ini harus solid dan kokoh di tengah dinamika politik era Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Soal koalisi permanen parpol, PAN satu pemikiran dengan Golkar
Baca juga: Wamendes PDT: Koalisi permanen perjuangkan kepentingan bangsa
Baca juga: AHY nilai koalisi permanen miliki semangat bagus
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.