Banjarbaru (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menyalurkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk korban bencana alam di Sumatera yang menerjang tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
"Bantuan ini terkumpul hasil donasi seluruh personel Polda dan juga masyarakat," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Selasa.
Yudha mengatakan penyaluran bantuan ke lokasi dipimpin Kabidkum Polda Kalsel Kombes Pol Arif Hidayat Ritonga.
Seluruh prosesnya dikawal betul oleh tim Polda Kalsel agar tepat sasaran dan langsung diterima warga yang benar-benar membutuhkan.
Selain itu, Polda Kalsel juga turut menerima donasi Rp5 juta dari perkumpulan driver ojek online yang peduli terhadap korban bencana di Sumatera.
Baca juga: Bantuan Kapolri disalurkan ke warga terdampak bencana di Padang
Baca juga: Pengirim bantuan daerah terisolir diminta kirim titik koordinat
Kapolda pun menyampaikan terima kasih atas semua pihak yang ikut membantu guna meringankan beban dari masyarakat di tiga provinsi yang terdampak bencana longsor dan banjir bandang.
Pada gelaran doa bersama dan bantuan untuk korban bencana alam di Sumatera yang dilaksanakan di Auditorium Polda Kalsel, Kapolda juga menyapa 13 siswa calon Tamtama terdampak bencana Sumatera yang kini menjalani pendidikan di SPN Polda Kalsel.
Mereka diketahui asal pengiriman Polda Aceh, Polda Sumut dan Polda Sumbar sehingga banyak dari sanak keluarganya menjadi korban bencana.
"13 siswa Tamtama ini kita berikan bantuan secara khusus, ada yang rumahnya hancur ada pula keluarga meninggal," ungkap Kapolda.
Diketahui SPN Polda Kalsel menjadi pusat pendidikan siswa calon Tamtama Polri berasal dari pengiriman 30 Polda yang berjumlah 800 orang tahun ini.
Sementara Ustadz Das’ad Latif dalam tausiyah mengajak semua pihak dapat bahu membahu untuk membantu korban bencana di Sumatera.
Dia menyebut apa yang dilakukan Kapolda Kalsel sudah tepat dan berharap bisa ditiru pihak lainnya untuk terus bergandengan tangan meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
"Ini wujud sila ketiga Pancasila yakni Persatuan Indonesia, jadi satu sakit semuanya ikut merasakan," katanya.

Pewarta: Firman
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.