Banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan sulitnya memperoleh gas subsidi LPG 3 kilogram

Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh menyurati PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Aceh agar menambah kuota pasokan gas subsidi LPG 3 kilogram, mengantisipasi kelangkaan LPG di masyarakat.

“Banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan sulitnya memperoleh gas subsidi LPG 3 kilogram,” kata Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan, Selasa.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Teuku Keumangan melalui surat Nomor 300.2.1/523/2025 sebagai respons atas keluhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram, pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Nagan Raya pada 26 November 2025.

Teuku Raja meminta PT Pertamina Patra Niaga untuk mengambil langkah antisipatif berupa penambahan kuota dan pelaksanaan operasi pasar di Nagan Raya.

Baca juga: 23 gedung sekolah di Nagan Raya Aceh rusak akibat banjir bandang

Menurutnya, kelangkaan LPG 3 kilogram ini bukan hanya dirasakan oleh rumah tangga, tetapi juga oleh sebagian pelaku UMKM yang terpaksa menghentikan aktivitas usahanya sementara waktu.

Dia menyebutkan, ketersediaan LPG bersubsidi merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipastikan kecukupannya, terutama pada masa pemulihan pascabencana.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau kondisi distribusi dan pasokan agar tidak terjadi kelangkaan berkepanjangan.

“Kami berharap langkah penambahan kuota dan operasi pasar dapat segera dilakukan, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram kembali terpenuhi dan stabil,” katanya.

Baca juga: Pemkab: 25.608 jiwa warga Nagan Raya terdampak banjir bandang

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.