Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi untuk menunjukkan bahwa masyarakat Aceh tidak sendiri
Jakarta (ANTARA) - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengirimkan 30 ton lebih bantuan untuk korban bencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar) guna membantu meringankan beban, dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.
Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan 30 ton bantuan itu dilepas untuk dikirimkan pada Rabu siang ini. Menurut dia, pihaknya pun berkoordinasi dan berdampingan erat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
"Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi untuk menunjukkan bahwa masyarakat Aceh tidak sendiri," kata Cucun dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan bahwa bantuan logistik yang dikirimkan terdiri dari sembako sebanyak 20 ton, pakaian baju, celana, dan pakaian dalam sebanyak 10 ton, dan makanan siap saji serta air mineral sebanyak 1.000 karton.
Wakil Ketua DPR RI itu juga mengapresiasi kepada relawan dan seluruh masyarakat Indonesia yang sudah bergerak cepat sejak hari pertama. Masyarakat yang menggalang dana hingga puluhan milyar, menurut dia, adalah sebuah aksi yang patut diapresiasi.
Sebagai anak bangsa, dia menilai bahwa kepedulian antarsesama begitu tinggi. Dia mengaku sangat menghargai peran mereka dan ingin memastikan ruang kolaborasi semakin besar, karena dalam situasi seperti ini negara dan masyarakat harus bekerja sebagai satu kesatuan.
"Kami menyampaikan doa dan solidaritas terdalam dari keluarga besar PKB untuk masyarakat Aceh. Kami tahu ini masa yang berat, tetapi kami juga melihat kekuatan dan keteguhan warga Aceh yang tidak pernah hilang," kata dia.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat per Selasa (9/12) yang mencapai 946 orang. Upaya pencarian dan evakuasi korban yang masih hilang terus dilakukan dengan pengerahan personel tambahan.
Baca juga: Mendikdasmen salurkan bantuan bagi sekolah terdampak bencana di Aceh
Baca juga: RSUD Aceh Tamiang kembali layani pasien rawat jalan pascabencana
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.