Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengecam terjadinya kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak berusia 11 tahun di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang dilakukan oleh ayah kandungnya.
"Kami sangat prihatin dengan terjadinya kasus pemerkosaan terhadap anak yang kondisinya kini sedang hamil," kata Menteri PPPA, Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Anak pelaku penganiayaan guru di Demak didampingi Kementerian PPPA
Menteri PPPA memastikan anak yang dikandung korban dalam kondisi sehat, selamat, dan mendapatkan pendampingan selama menjalani proses hukum.
Ia mengatakan kondisi trauma dan kecemasan korban perlu ditangani segera, karena korban tengah hamil tua, sehingga emosi yang tidak stabil berpotensi berdampak pada kondisi janin.
Edukasi mengenai persalinan, perawatan bayi, serta dukungan sistem pengasuhan juga sangat dibutuhkan agar korban tetap dapat melanjutkan pendidikannya.
Usia kandungan korban saat ini 32 minggu.
KemenPPPA telah berkoordinasi dengan Dinas PPPA Kabupaten Demak dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan pendampingan kepada korban untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis korban beserta janin yang dikandungnya dalam kondisi baik.
"Korban kini dalam kondisi hamil delapan bulan dan mengalami trauma berat, korban juga masih mengenyam pendidikan di sekolah dasar. Kami bersama pemerintah daerah tengah memfokuskan penanganan pada kesehatan korban serta persiapan persalinan," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Baca juga: Bupati Demak: Bekali anak literasi digital guna hindari konten negatif
Baca juga: Polres Kudus hibur anak-anak di pengungsian dengan berikan mainan
Kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan guru korban yang melihat perubahan fisik anak didiknya yang tidak wajar, sehingga dilakukan tes kehamilan.
Kemudian, sang guru akhirnya melaporkan kondisi anak kepada ibunya dan perangkat desa.
Polres Demak kemudian menangkap terduga pelaku yang merupakan ayah korban yang sedang bekerja di Gresik, Jawa Timur.
"Saat ini pelaku FS (35) telah ditahan," kata Menteri PPPA.
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.