Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian memberangkatkan sebanyak 153 truk bantuan kemanusiaan bertajuk "Kementan Peduli" dalam bentuk barang dengan nilai sekitar Rp10 miliar bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Yang diberikan adalah barang. Ada juga dalam bentuk uang itu untuk operasional dan sebagian kecil. Tapi, sebagian besar adalah barang yang kita kirim," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementan, Jakarta, Kamis

Bantuan yang dilepas pada Kamis ini merupakan keberangkatan tahap kedua.

Sebelumnya pada Kamis (4/12/2025), Kementan telah mendistribusikan 207 truk senilai Rp34,8 miliar pada pelepasan pertama.

Dengan demikian, total distribusi telah mencapai 360 truk senilai Rp44 miliar.

Bantuan kemanusiaan yang berasal dari para pegawai Kementan bersama perusahaan mitra ini, diberangkatkan menggunakan kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Bantuan terdiri atas bahan pangan siap konsumsi dan kebutuhan sandang, antara lain sosis, mie instan, biskuit, snack, sarden, kecap, garam, gula, beras, air mineral, pakaian anak-anak, pakaian perempuan dan laki-laki, pakaian dalam, daster, sarung, mukena, handuk, selimut, sajadah, kasur lipat, dan terpal.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas bantuan kemanusiaan untuk korban banjir Sumatera di Kantor Kementan, Jakarta, Kamis (11/12/2025). ANTARA/HO-Kementan

Selain bantuan dari Kementan Peduli, terdapat bantuan pemerintah yang telah diamanatkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk penanganan bencana di Sumatera dengan total nilai Rp1,249 triliun.

Bantuan pemerintah terbagi dalam bantuan reguler Rp918 miliar dan nonreguler berdasarkan permintaan dari ketiga provinsi Rp330 miliar.

Untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar, Mentan Amran telah menugaskan pejabat Kementan dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Penanggung jawab yang telah ditunjuk memastikan bantuan dari Jakarta diterima dan didistribusikan hingga ke wilayah terdampak.

"Bantuan kami lepas di Kementan, kemudian kami kawal hingga diberangkatkan di Tanjung Priok, kemudian penanggung jawab Kementan dan Bapanas di tiga provinsi menerima bantuan dan dikawal hingga posko BNPB dan wilayah terdampak," kata dia.

Mentan Amran menegaskan bahwa upaya penanganan bencana ini akan terus diperkuat untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan kondisi di wilayah terdampak berangsur pulih.

Mentan juga menekankan bahwa pihaknya bersama Bapanas, pemerintah daerah, TNI/Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta para mitra akan terus bekerja bahu-membahu.

Baca juga: Mentan pastikan tim bergerak cepat salurkan bantuan pangan ke Sumatera

Baca juga: Mentan sebut 2027 Papua bisa mandiri pangan seperti pulau lainnya

Baca juga: Mentan Amran kirim bantuan bencana Sumatera dengan KRI Banda Aceh

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.