Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Wakil Presiden RI Tina Talisa mengatakan kecelakaan mobil pengantar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12), menjadi bahan introspeksi untuk memperbaiki pelaksanaan program MBG secara nasional.
"Kejadian ini menjadi momen introspeksi bahwa MBG tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi, tetapi juga memastikan layanan yang aman dan bermartabat," kata Tina melalui Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan pemerintah menyampaikan simpati yang mendalam atas insiden kecelakaan di SD Negeri Kalibaru 01 serta memberi dukungan penuh bagi seluruh korban, mencakup layanan medis, pendampingan psikologis, hingga bantuan bagi keluarga untuk mempercepat proses pemulihan.
Untuk memastikan kejelasan dan pertanggungjawaban, kata Tina, Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan diusut tuntas.
"Pemeriksaan akan mencakup protokol operasional SPPG, kelaikan kendaraan, kondisi pengemudi, serta prosedur keluar masuk kendaraan di area sekolah," ujarnya.
Menurut Tina, investigasi yang transparan menjadi landasan bagi langkah korektif yang tegas agar kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang.
Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG secara berkelanjutan, berlandaskan hasil investigasi, masukan para ahli, serta aspirasi masyarakat, kata Tina menambahkan.
Dengan langkah perbaikan tersebut, pemerintah ingin memastikan anak-anak Indonesia memperoleh manfaat gizi yang lebih baik dalam lingkungan yang aman, terlindungi, dan penuh kepedulian.
Baca juga: BGN pastikan penanganan penuh korban mobil tabrak siswa SD Cilincing
Baca juga: Kepala BGN minta kepala SPPG buat kualifikasi sama untuk pengemudi
Baca juga: Gibran prihatin dan minta kecelakaan mobil MBG di Cilincing diusut
Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.