Mudah-mudahan segera aturan atau regulasi dari Agrinas Pangan itu betul-betul keluar sehingga bisa mempercepat proses pembangunan (Koperasi Merah Putih),

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan (Kastaf) Muhammad Qodari membantu mencarikan lokasi dan lahan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih guna mempercepat realisasi penyediaan infrastruktur dan fasilitas dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dari desa.

“Dari Agrinas (Agro Industri Nasional) Pak Joao Mota sudah rapat koordinasi di Kantor Staf Presiden dan nanti akan dicarikan lokasinya untuk pematangan lahan,” kata Qodari dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan, Kantor Staf Presiden (KSP) juga telah berkoordinasi dengan Agro Industri Nasional (Agrinas) untuk mendorong regulasi sebagai payung hukum untuk penyediaan lahan Koperasi Merah Putih.

"Mudah-mudahan segera aturan atau regulasi dari Agrinas Pangan itu betul-betul keluar sehingga bisa mempercepat proses pembangunan (Koperasi Merah Putih)," ujarnya.

Baca juga: Wamenkop ajak koperasi ormas Islam bermitra dengan Kopdes Merah Putih

Qodari meninjau langsung perkembangan pembangunan Koperasi Merah Putih di sejumlah tempat di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah

Dalam kunjungannya, Qodari didampingi Dandim Palangka Raya Letnan Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyon dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini.

Ia menuturkan, kunjungan dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan gerai-gerai Koperasi Merah Putih di Palangka Raya, yang kini menunjukkan progres signifikan.

“Saya bersama dengan Pak Dandim dan Pak Wakil Wali Kota berada di lokasi calon gerai Koperasi Merah Putih Habaring Hurung di Kota Palangka Raya," katanya.

Baca juga: Menkop ajak wirausaha muda jajakan produk di Kopdes Merah Putih

"Terakhir saya ke sini, waktu itu melihat lokasi, waktu itu baru dapat satu atau dua lahan. Per hari ini sudah dapat 20 lahan yang memenuhi persyaratan," tambah Qodari.

Lebih lanjut dia mengatakan, realita pembangunan Koperasi Merah Putih di Palangka Raya menggembirakan, walaupun belum semua, tapi sudah bergerak untuk pembangunan.

“Nah, salah satu PR (pekerjaan rumah) kita itu adalah regulasi dan anggaran untuk pematangan lahan. Mudah-mudahan penimbunan, pematangan lahan, nanti cepat selesai, cepat keluar (regulasinya) sehingga kita bisa ngebut lari cepat agar Koperasi Merah Putih bisa berdiri di seluruh penjuru Indonesia,” bebernya.

Seluruh koperasi yang direncanakan di Palangka Raya telah melalui proses administrasi pembangunan dan kini memasuki tahap pembangunan fisik.

Baca juga: Menkop-Bupati Banyuwangi teken kesepakatan percepatan pembangunan KDMP

"Sudah akta notaris sebanyak 30 (koperasi), masuk tahapan berikutnya untuk pembangunan gerai sudah ada 20 lahan yang oke,” kata Qodari lagi.

Lebh lanjut, dia menambahkan dari puluhan lahan yang telah siap, sebagian besar sudah mulai dibangun, dan sebagian lainnya tengah menunggu percepatan proses konstruksi.

“Nah, dari 20 itu yang sudah mulai dibangun enam. Tadi kita sudah dari Katimpun, Katimpun itu baru fondasi. Nah, kalau sekarang ini di Habaring Hurung sudah naik dinding,” jelasnya.

Sejumlah lokasi strategis pembangunan Koperasi Merah Putih membutuhkan intervensi pematangan lahan agar bisa segera dibangun.

Baca juga: Kemenkop beri relaksasi koperasi di wilayah terdampak bencana Sumatera

"Di Jalan Setaji, Kelurahan Panarung, Palangka Raya, salah satu contoh lokasi yang sangat strategis, di tengah kota, sangat tepat untuk jadi Koperasi Merah Putih,” kata Qodari.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.