Los Angeles (ANTARA) - Setidaknya telah tercatat 2,9 juta kasus sakit, 30.000 kasus rawat inap, dan 1.200 kematian akibat flu pada musim flu kali ini di Amerika Serikat (AS).

Demikian laporan terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS yang dirilis pada Jumat (12/12).

CDC menyebut aktivitas influenza musiman terus meningkat di sebagian besar wilayah negara tersebut. Influenza A (H3N2) tetap menjadi galur utama yang menyebar pada musim ini.

Untuk pekan yang berakhir pada 6 Desember, laboratorium-laboratorium kesehatan masyarakat di AS melaporkan 547 deteksi virus influenza secara nasional. Kematian anak pertama terkait influenza pada musim kali ini juga dilaporkan pekan ini.

CDC mengimbau semua orang berusia enam bulan ke atas yang belum divaksinasi agar mendapatkan suntikan vaksin flu tahunan.

Beberapa obat antivirus resep tersedia untuk mengobati influenza. CDC mengungkapka pengobatan itu bekerja paling efektif jika dimulai sejak dini dan sangat penting terutama bagi orang-orang yang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi parah terkait flu.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.