Kami sudah mulai mendistribusikan air bersih sejak 3 Desember lalu. Pendistribusian air bersih akan terus kita lakukan untuk membantu masyarakat

Simpang Empat (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terus menyalurkan air bersih kepada warga terdampak bencana alam di daerah itu.

Kepala Markas PMI Pasaman Barat Rida Warsa di Simpang Empat, Senin, mengatakan hingga saat ini sebanyak 31.000 liter air bersih telah disalurkan kepada 863 Kepala Keluarga atau 2.819 jiwa.

"Penyaluran air bersih itu telah dilakukan ke Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, dan Pasanggiang, Talu, Kecamatan Talamau," kata Rida Warsa.

Pendistribusian air bersih itu, lanjutnya, dilakukan dengan menggunakan truk tangki dukungan dari PMI pusat lengkap dengan biaya operasionalnya.

Baca juga: Pemkab Pasaman Barat terus maksimalkan cari korban tertimbun longsor

"Kami sudah mulai mendistribusikan air bersih sejak 3 Desember lalu. Pendistribusian air bersih akan terus kita lakukan untuk membantu masyarakat," katanya.

Dia menyebutkan keberadaan air bersih sangat penting bagi masyarakat terdampak bencana, karena banjir dan longsor merusak saluran air bersih ke masyarakat.

"Air bersih tentu sangat butuh baik untuk air minum, memasak, mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya," ujar Rida Warsa.

Baca juga: IDI Pasaman Barat berikan pengobatan gratis-pembagian sembako

PMI Pasaman Barat, kata dia, tidak hanya menyalurkan air bersih, tetapi juga ikut membantu warga terdampak bencana alam baik banjir maupun longsor.

Selain menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan sembako, PMI Pasaman Barat juga ikut membantu pencarian korban tertimbun longsor di Kecamatan Talamau.

"PMI selalu hadir di tengah masyarakat terdampak yang membutuhkan bantuan," ucap Kepala PMI Pasaman Barat Rida Warsa.

Baca juga: Satu jembatan Bailey selesai dibangun TNI di Sikabau Pasaman Barat

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.