Jakarta (ANTARA) - Tim nasional polo air putra Indonesia mengawali kiprah pada SEA Games 2025 Thailand dengan memetik kemenangan besar saat melawan Filipina pada babak pra-eliminasi Grup A.

Bertanding di Thammasat Water Sports Center, Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Senin, tim polo air putra dengan dominan sukses menundukkan Filipina 20-2, demikian catatan hasil pertandingan dikutip dari Akuatik Indonesia.

Selanjutnya, Tim polo air putra Indonesia akan bertanding pada laga kedua melawan Malaysia yang dijadwalkan Rabu (17/12).

Sebanyak 15 atlet, dua pelatih dan satu ofisial polo air putra Indonesia turun di SEA Games 2025. Mereka adalah Ahmad Fauzy Mappatabe, Hizkia Bimantoro, Novian Dwiputra, Rezza Auditya Putra, Ridjkie Mulia, Brahni Cahyandra Samudera.

Baca juga: Rezza Auditya selami generasi Z demi prestasi timnas polo air putra

Delvin Felliciano, Didi Akbar, Hosea Krisna Setiawan, Muhamad Zein Dzaki Julian, Muhammad Alwi Irhash, Revanza Rizky Rahman, Rezabakti Mulia, Regi Mulya Ramdhani, dan Avicenna Aqeel Umarella, yang didampingi Rangga Wisnu Wardhana dan Benny Respati sebagai pelatih.

Di sektor putri, Srikandi polo air Indonesia akan memulai perjuangan mereka melawan tim tuan rumah Thailand pada Selasa (16/12).

Sebanyak 13 atlet, dua pelatih dan satu ofisial polo air putri Indonesia akan bertanding di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Timnas polo air putri diperkuat oleh Aenah Aeliyah Purbaningrum, Febrina Indriasari, Indah Safitri, Jeanette Ayu Puspita, Melyn Cecilia Legawa, Adila Putri Shabirah, Amazia Keyko Radisty, Annisa Nurul Aulia, Bilqis Kautsar Uzmut.

Lathifa Hazna Azka Rahayu, Selfia Nur Fitroch, Theresia Putri Argya Wibowo, dan Thytania Rhamadini Putri, yang didampingi dua pelatih, yakni Zulfikar Lubis dan Inez Febrianti.

Baca juga: Akuatik Indonesia kirim kontingen SEA Games terbesar sepanjang sejarah

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.