Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyalurkan bantuan beras, telur dan minyak goreng dengan dana Rp135,5 juta bagi 10 ribu kepala keluarga terdampak bencana hidrometeorologi di daerah itu.
Ketua Baznas Agam Isman Imran di Lubuk Basung, Senin, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras sebanyak 6.530 kilogram, telur ayam 12.150 butir dan minyak goreng 436 liter.
"Bantuan yang kita salurkan merupakan program Agam Peduli dengan nilai Rp135,5 juta," katanya didampingi Wakil Ketua III Baznas Agam Usman.
Ia mengatakan bantuan beras, telur dan minyak goreng itu diserahkan kepada 10 ribu kepala keluarga tersebar di 38 titik di 16 kecamatan.
Penyaluran bantuan tersebut langsung diserahkan kepada keluarga yang terdampak banjir, banjir bandang, tanah longsor dan lainnya.
"Bantuan tersebut langsung kita antarkan ke korban dan juga ada yang dijemput ke lokasi yang bisa akses kendaraan," katanya.
Ia menambahkan bantuan tersebut pertama kali disalurkan saat bencana melanda daerah itu, Kamis (27/11) dan penyaluran ke daerah tidak terjangkau atau lokasi yang terisolir.
Baca juga: Dewan Profesor USK bersurat ke Presiden tetapkan bencana nasional
Baznas Agam, tambahnya, pertama kali mendistribusikan bantuan kepada korban yang terdampak, sebelum pemerintah dan pihak lain menyalurkan bantuan.
"Kita pertama kali mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak bencana," katanya.
Selain bantuan kebutuhan pokok, Baznas Agam juga membuka pelayanan kesehatan bekerjasama dengan Baznas pusat.
Setelah itu membuka dapur umum di Salareh Aia Timur, Kayu Pasak, Anak Aia Kasiang dan Bayua.
"Dapur umum di Salareh Aia Timur dan Bayur masih operasi, bekerjasama dengan Baznas RI," katanya.
Baca juga: Pemerintah diminta buat pos kesehatan di jalur Kem Bener Meriah, Aceh
Baca juga: PMI Bangka Barat kirim bantuan APD ke relawan di Aceh
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.