Jakarta (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memperkuat distribusi barang ke pulau terluar melalui program Tol Laut 2026 sebagai upaya menghilangkan disparitas harga barang dan menyejahterakan masyarakat di pulau terpencil.

“Kami terus berupaya membantu penyedia mengirimkan barang ke pulau-pulau terluar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara,” kata Kepala Cabang PT Pelni (persero) Jakarta Dicky Dermawandi setelah menghadiri Sosialisasi Tol Laut 2026 di Jakarta, Senin.

Sejak Januari hingga Desember 2025, kata dia, PT Pelni melalui KM Nusantara 4 dari Pelabuhan Tanjung Priok telah mengangkut 1.003 Teus kontainer dari jumlah target 800 Teus kontainer pada tahun ini.

“Alhamdulillah, kami sudah melebihi target yang diberikan dan terus berupaya mengangkut barang dari Jakarta ke daerah-daerah terpencil,” ujar Dicky.

Menurut dia, KM Logistik Nusantara 4 pada 2025 menjalani trayek 1 menuju Tanjung Uban, Letung, Tarempa, Selat Lampa atau Natuna. Kemudian, Subi Serasan, Midai dan kembali lagi ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Namun pada 2026, sambung dia, terdapat perubahan, yakni kapal tidak lagi menyinggahi Tanjung Uban karena dari hasil evaluasi, diketahui peminat angkutan barang ke Tanjung Uban tidak signifikan.

“Untuk target 2026, tentu akan lebih banyak dan kami siap mencapai target tersebut,” ucap Dicky.

Dia menyebutkan salah satu upaya yang dilakukan, yaitu dengan merangkul shipper atau perusahaan pengirim barang untuk berkumpul dan mengikuti sosialisasi program tol laut pada 2026.

“Hari ini, kami memberikan sosialisasi, termasuk cara pengiriman yang sudah digital, dan ini diharapkan membantu perusahaan mengirimkan barang lebih cepat, transparan dan efisien. Dulu, kami masih manual, dan sekarang sudah ada aplikasi tol laut yang diperkenalkan ke pihak shipper,” tutur Dicky.

Lebih lanjut, dia membeberkan terkait pengangkutan barang, PT Pelni kini memiliki KM Logistik Nusantara dengan kapasitas 115 Teus kontainer dalam sekali perjalanan.

“Kami berharap pengiriman ini membantu harga barang kebutuhan pokok di pulau terpencil sama dengan harga di sini, tidak lagi ada disparitas harga barang,” ungkap Dicky.

Baca juga: Natal-Tahun Baru, Pelni siapkan sembilan kapal di Tanjung Priok

Baca juga: Dirut Pelni ajak masyarakat pakai diskon tiket 20 persen seluruh rute

Baca juga: Dirut Pelni: 639.635 tiket disiapkan dukung angkutan Natal-Tahun Baru

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.