Jakarta (ANTARA) - Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) mengembangkan iklan layanan masyarakat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis animasi tiga dimensi.
"Iklan animasi MBG untuk anak Indonesia ini adalah hasil riset dosen dan mahasiswa yang memanfaatkan media animasi untuk sarana komunikasi publik yang efektif, inklusif, dan juga ramah anak," kata Wakil Direktur bidang Akademik Polimedia Handika Dany Rahmayanti dalam diseminasi hasil riset iklan tersebut di Jakarta, Senin.
Diseminasi hasil riset ini dilakukan dengan memamerkan langsung contoh iklan kepada lebih dari 50 orang siswa dan guru dari SDN Susukan 08, Ciracas, Jakarta Timur.
Handika menyebut riset ini didanai oleh program Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Bima) yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Handika berharap iklan ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap program-program prioritas nasional, terutama program Makan Bergizi Gratis.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemutaran karya, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan inspirasi, serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan juga masyarakat dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas," ujar Handika Dany Rahmayanti.
Lebih lanjut, Ketua Tim Riset Nurul Akmalia menjelaskan iklan animasi ini dibuat dalam waktu empat bulan, di mana seluruh animasi dibuat oleh dosen dan mahasiswa, serta menggunakan banyak suara dari rekaman yang diambil langsung di SDN Susukan 08 agar lebih terasa nyata.
Ia mengungkapkan pembuatan iklan animasi ini merupakan bagian dari proses edukasi dan promosi, agar program ini bisa diterima oleh khalayak khususnya anak-anak di usia sekolah.
Menurut Nurul, program bermanfaat seperti Makan Bergizi Gratis sering disalah artikan oleh banyak orang, sehingga promosi dan edukasi melalui iklan berdurasi 2,5 menit ini diharapkan bisa dipahami oleh khalayak luas.
"Rencananya nanti kami melalui Badan Gizi Nasional dan melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI akan mempromosikan ini di channel-channel media, agar bisa menjadi media promosi, juga edukasi tentang program Makan Bergizi Gratis," tutur Nurul Akmalia.
Baca juga: Kepala BGN minta kepala SPPG buat kualifikasi sama untuk pengemudi
Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Utama Bakom RI Hariqo Wibawa Satria mengapresiasi karya buatan Polimedia itu.
Menurut dia, upaya ini dapat memberikan informasi secara lebih menarik kepada anak Indonesia untuk lebih dapat memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi sejak dini.
"Saya mau membuat kesaksian disini boleh nggak? Saya ini baru tahu bahayanya mengonsumsi gula berlebihan itu baru di usia 35 tahun. Saya baru tahu bahayanya makan makanan olahan yang berlebihan itu baru sekitar 10 tahun terakhir. Tetapi, adik-adik kita yang ada disini sudah mengetahui cara makan sehat, cara hidup sehat sejak dini. Itulah pentingnya program dari presiden kita Bapak Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis," tutur Hariqo Wibawa Satria.
Baca juga: BGN minta mitra dan yayasan MBG peduli bantu sekolah penerima manfaat
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.