Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan dari Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi atas upaya mendukung percepatan implementasi program penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Jawa Timur selama 2025.

Dalam kegiatan Sosialisasi dan Normalisasi Kendaraan ODOL Tahun 2025 di Sidoarjo, Selasa, Khofifah mengatakan percepatan implementasi program penanganan ODOL tersebut merupakan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam mewujudkan visi Zero ODOL 2027.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan. Tentunya hal ini menjadi kehormatan sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan," kata Khofifah di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa.

Khofifah menjelaskan Pemprov Jatim beserta seluruh pemangku kepentingan terkait siap membangun koordinasi demi meningkatkan efektivitas program Zero ODOL 2027.

Ia menuturkan seluruh elemen di Jawa Timur mulai dari pemerintah daerah, Balai Pengelola Transportasi Darat, Jasa Raharja, Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Timur, para pelaku usaha transportasi, serta para sopir, memiliki komitmen yang sama untuk meningkatkan tata kelola transportasi di Indonesia.

Ia menyatakan pengendalian ODOL dinilai penting dalam upaya menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan serta menjaga kualitas dan kapasitas jalan yang menjadi prioritas pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Salah satu bentuk komitmen dan dukungan pemprov terhadap program tersebut, kata dia, adalah pendistribusian sejumlah bantuan biaya pemotongan tarif terhadap kendaraan bermotor lebih dimensi.

Ia menyampaikan bantuan ini diberikan secara terbatas kepada sejumlah pemilik kendaraan yang telah dinyatakan secara teknis masuk kategori berdimensi lebih sehingga memenuhi syarat untuk mendapatkan pemotongan.

"Intinya semua kami lakukan untuk efisiensi keamanan dan kenyamanan masyarakat dan para pelaku usaha," kata Khofifah.

Sementara itu, Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan penghargaan tersebut diberikan kepada Gubernur Jatim beserta Pemprov Jatim karena ia menilai pihak terkait mampu memberikan dampak, baik dalam pengawasan di lapangan, serta dalam mendorong kepatuhan para pelaku usaha angkutan barang di wilayah Jatim.

Ia berharap penanganan ODOL dapat terus tumbuh secara nasional hingga Indonesia berhasil menerapkan Zero ODOL pada 2027.

Baca juga: Khofifah berkomitmen wujudkan tata kelola antikorupsi berbasis digital

Baca juga: Khofifah raih Woman Empower Award 2025 atas dedikasi layani masyarakat

Baca juga: Jatim raih dua penghargaan ketenagakerjaan tingkat nasional

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Fahmi Alfian
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.