Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat korban meninggal dunia akibat bencana alam yang melanda provinsi itu bertambah menjadi 360 orang.
Berdasarkan laporan Pusdalops PB per Selasa, pukul 17.00 WIB, yang diterima di Medan, Selasa, jumlah korban meninggal dunia bertambah lima orang dari sebelumnya 355 orang pada Senin (15/12).
Pusdalops PB mendata 360 orang yang meninggal dunia tersebut tersebar di 12 dari 19 kabupaten/kota yang dilanda bencana di Sumut.
Korban meninggal di Kabupaten Tapanuli Utara 36 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 127 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan 86 orang, Kota Sibolga 54 orang, Kabupaten Humbang Hasundutan 10 orang, dan Kota Padangsidimpuan satu orang.
Selanjutnya di Kabupaten Pakpak Bharat dua orang, Kota Medan 12 orang, Kabupaten Langkat 13 orang, Kabupaten Deliserdang 17 orang, Kabupaten Nias satu orang, dan Kabupaten Nias Selatan satu orang.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.
Dia mengatakan berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
"Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya," kata dia.
Baca juga: Sebanyak 147 ribu rumah rusak akibat bencana di tiga provinsi
Baca juga: Gubernur Sumut tegaskan fokus air bersih dan perbaikan infrastruktur
Baca juga: Bupati bantah dugaan 80 ton bantuan bencana hilang di Bener Meriah
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.