Basral sudah berjuang dengan keras kepala untuk negara. Maka, beri kesempatan skateboard Indonesia untuk menunjukkan digdaya bangsa di Los Angeles 2028
Bangkok (ANTARA) - Siapa yang paling ramai dibicarakan oleh banyak orang di dunia maya tentang SEA Games 2025 di Thailand? Siapa yang paling viral? Siapa pula yang paling banyak diberitakan?
Basral!
Remaja 18 tahun. Asal Karanganyar, Solo.
Apa olahraganya? Skateboard! Yang jarang sekali dilirik. Sedikit dikabarkan. Yang, pada skate park publik di taman-taman di Indonesia, lebih banyak dijadikan area duduk-duduk santai warga lokal. Yang, tidak sedikit orang memandangnya miring karena berjalinan dengan jalanan.
Basral Graito Hutomo disebut-sebut oleh kalangan skater profesional sebagai bakat langka, tapi baru disadari oleh publik Indonesia betapa membanggakannya dia saat meraih medali emas SEA Games 2025 Thailand pada nomor skateboard street putra.
Minggu malam (14/12) di Arena Extreem Sports Park Rajamangala gempar. Warga Thailand habis-habisan mendukung Kirin Petkiree dan Thawatchai Sianghoueng. Sorak sorai mereka sungguh menyemangati Kirin dan Thawatshai, sebaliknya menekan Basral dan atlet skateboarding non-Thailand lain.
Kirin dan Thawatchai unggul dalam banyak hal. Suporter, kandang, pelatih, dan masa latihan. Tapi Basral, punya mental pejuang.
Thailand punya penonton yang jadi perusak konsentrasi lawan. Mereka diuntungkan oleh tempat kompetisi, Extreem Sports Park Bangkok, yang adalah "tempat lahirnya" Kirin. Rail dan ramp-nya sudah jadi makanan sehari-hari mereka. Triknya bisa dibilang hapalan di luar kepala.
Program pelatihan skater Thailand juga sudah berjalan setidaknya tiga tahun, jauh lebih lama dari yang dialami Basral, Sanggoe, Mala, Keke, Zee, dan Bunga yang hanya tujuh bulan ke belakang di Wibawa Mukti, Cikarang.
Pelatihnya? Thailand merekrut Keeny Reed, skateboarder profesional Amerika Serikat yang tumpang tindih di era viral-nya Tony Hawks. Jika Tony Hawks adalah supertar global yang dihapal betul oleh pemain Playstation era 90-an, maka Keeny Reed adalah figur subkultur dan pengembara skate yang memopulerkan olahraga itu ke banyak negara.
Kenny Reed pula yang melatih ST, julukan Vareeraya Sukasem, hingga sampai panggung Olimpiade.
ST diberi kehormatan membawa api obor pada pembukaan SEA Games 2025, berkat catatan sejarahnya sebagai skater pertama Thailand yang menembus Olimpiade Paris 2024 dalam usia yang masih 12 tahun saat itu.
Sedangkan Indonesia? Pelatihnya murni skater dalam negeri yang bersama-sama membentuk komunitas untuk mengembangkan olahraga skateboard di tanah air. Bahkan Anggi, pelatih skateboard street timnas Indonesia, adalah penggemar berat Kenny Reed.
Sudah terbayang bagaimana jomplangnya kekuatan tuan rumah Thailand terhadap Indonesia?

Baca juga: Basral Graito bawa pulang emas SEA Games lewat kemenangan dramatis
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.